Apa itu Family Office yang Kini Jadi Sorotan?
Memahami konsep family office yang pernah diajukan oleh Luhut Binsar Pandjaitan, mantan menteri koordinator bidang kemaritiman dan investasi.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, berpendapat bahwa pembentukan family office sebaiknya dilakukan secara mandiri oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) tanpa mengganggu alokasi anggaran kementerian yang dipimpinnya. Menkeu Purbaya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengalihkan anggaran kementerian untuk mendukung pembentukan family office yang sedang direncanakan oleh DEN. "Oh, saya sudah dengar lama itu isu, tapi biar saja. Kalau DEN bisa bangun sendiri, bangun saja sendiri. Saya anggarannya enggak akan alihkan ke sana," ujar Purbaya pada hari Senin, 13 Oktober 2025, yang dikutip pada Selasa, (14/10/2025).
Menkeu Purbaya menambahkan bahwa fokus utama Kementerian Keuangan adalah memastikan setiap anggaran digunakan secara efisien dan tepat sasaran.
"Saya fokus. Kalau kasih anggaran yang tepat, nanti pasti pelaksanaannya tepat waktu, tepat sasaran, dan enggak ada yang bocor," kata dia.
Sebelumnya, Indonesia sedang bersiap untuk menjadi pusat investasi bagi para konglomerat dunia dengan menerapkan sistem family office. Usulan ini disampaikan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai langkah untuk menarik kekayaan dari keluarga super kaya di berbagai negara.
Sistem ini diharapkan menjadi magnet investasi melalui pengelolaan kekayaan yang berbasis entitas privat. Dalam rencana tersebut, Bali dan Ibu Kota Nusantara (IKN) diperkirakan akan menjadi lokasi utama untuk penerapan family office.
Apa yang dimaksud dengan Family Office?
Dengan meningkatnya perhatian terhadap family office, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan istilah ini. Mengutip dari Investopedia, family office adalah sebuah perusahaan swasta yang bertugas dalam mengelola investasi dan kekayaan untuk keluarga-keluarga berpenghasilan tinggi. Selain itu, family office juga bertanggung jawab atas pengaturan perjalanan, pengelolaan properti, serta berbagai aktivitas keuangan lainnya.
Menurut laman Ajaib.co.id, family office memiliki perbedaan mendasar dengan perusahaan penasihat kekayaan (wealth advisory firms) yang hanya dapat memberikan layanan terbatas, seperti manajemen portofolio dan investasi. Perusahaan penasihat kekayaan umumnya melayani banyak klien yang berbeda, sementara family office lebih fokus pada satu keluarga atau beberapa keluarga dalam kasus family office multikeluarga. Dengan demikian, family office menawarkan beragam layanan yang lebih komprehensif untuk memenuhi kebutuhan kekayaan dari keluarga-keluarga dengan kekayaan ultra-tinggi.
Family office juga menyediakan perencanaan keuangan yang mendalam melalui pendekatan yang terintegrasi. Dengan menggabungkan manajemen aset, manajemen kas, manajemen risiko, serta manajemen gaya hidup, family office membantu klien untuk menavigasi dunia manajemen kekayaan yang sangat kompleks. Pendekatan ini memungkinkan keluarga untuk mengelola kekayaan mereka secara lebih efisien dan efektif.
Family Office adalah jenis layanan yang mengelola kekayaan dan investasi untuk keluarga kaya
Berikut adalah berbagai jenis family office yang ada:
1. Family Office Tradisional
Family office tradisional adalah sebuah entitas yang didirikan oleh individu-individu kaya untuk mengelola kekayaan keluarga mereka. Kantor ini memiliki staf profesional yang bertugas untuk melindungi dan mengembangkan aset kekayaan. Staf yang terlibat dalam kantor ini biasanya terdiri dari penasihat keuangan, spesialis pajak, perencana harta warisan, akuntan, dan berbagai profesional lainnya.
Semua anggota staf ini dipekerjakan langsung oleh keluarga, sehingga menghindari potensi konflik kepentingan yang mungkin terjadi jika mereka bekerja untuk lembaga keuangan lainnya. Tujuan utama dari family office tradisional adalah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kepentingan finansial keluarga.
2. Family Office Multikeluarga
Family office multikeluarga adalah sebuah firma yang mengelola kekayaan untuk lebih dari satu keluarga. Firma ini menawarkan layanan yang serupa dengan yang diberikan oleh kantor keluarga tradisional. Berbagai ahli yang bekerja di firma ini akan menyesuaikan solusi yang berkaitan dengan kekayaan sesuai dengan kebutuhan finansial masing-masing keluarga.
Selain manajemen investasi, layanan yang diberikan juga mencakup pembayaran tagihan, rencana transfer kekayaan, nasihat filantropi, pendidikan mengenai kekayaan, dan lain-lain. Umumnya, kantor keluarga multikeluarga mengenakan biaya berdasarkan persentase dari total aset investasi yang mereka kelola. Meskipun biaya yang dikenakan bisa lebih rendah dibandingkan dengan kantor keluarga tradisional, keluarga yang menggunakan layanan ini biasanya memiliki kontrol yang lebih sedikit terhadap penyedia layanan yang mereka pilih.
Kantor keluarga yang menggunakan jasa pihak ketiga
Kantor keluarga yang bersifat outsourced adalah jaringan penyedia layanan yang beroperasi atas nama klien. Dalam struktur ini, biasanya ada satu profesional yang ditunjuk untuk mengatur semua komunikasi dan kolaborasi.
"Fakta mereka diberi wewenang untuk berkonsultasi satu sama lain tentang bisnis keuangan satu keluarga adalah apa yang membedakan mereka dari profesional lainnya yang menyediakan layanan yang sama."
Keunggulan dari kantor keluarga yang dioutsourcing ini adalah kemampuannya untuk menangani berbagai aspek yang sama seperti kantor keluarga tradisional maupun multi-keluarga. Hal ini mencakup perencanaan filantropi serta pendidikan mengenai pengelolaan kekayaan keluarga.
Selain itu, jenis bisnis ini umumnya lebih terjangkau dibandingkan dengan model tradisional. Namun, perlu diperhatikan bahwa keluarga akan memiliki kontrol yang jauh lebih terbatas terhadap para profesional yang terlibat.