400 Ribu Mitra Grab Dapat Bonus Hari Raya 2026, Maksimal Rp1,6 Juta
Grab memberikan Bonus Hari Raya kepada mitra pengemudi dengan total anggaran sekitar Rp 110 miliar untuk mendukung kesejahteraan mereka.
Grab Indonesia telah menyelesaikan penyaluran Bonus Hari Raya (BHR) 2026 kepada lebih dari 400 ribu Mitra Pengemudi yang memenuhi syarat pada 9 Maret 2026. Bonus ini disalurkan melalui OVO Cash sebagai saluran utama distribusi. Program ini merupakan wujud dukungan perusahaan kepada para mitra menjelang Idulfitri 2026, serta sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai kebijakan THR, BHR, dan stimulus Ramadan 2026.
Arahan tersebut sebelumnya diumumkan dalam konferensi pers pemerintah yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyatakan bahwa penyaluran Bonus Hari Raya merupakan bentuk penghargaan kepada para mitra yang telah berkontribusi dalam menjaga kualitas layanan bagi pelanggan.
"Kami bersyukur dapat terus tumbuh bersama para Mitra Pengemudi yang setiap hari menjaga kualitas layanan dan kepercayaan pelanggan di lapangan. Melalui BHR 2026, kami ingin menghadirkan apresiasi yang benar-benar terasa, berdampak langsung, dan diterima tepat waktu oleh mitra yang telah menunjukkan performa baik dan kontribusi nyata bagi ekosistem Grab, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan perusahaan," ungkap Neneng.
Ia juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya bertujuan sebagai dukungan finansial menjelang hari raya, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan kepada mitra pengemudi.
Penyaluran BHR ini merupakan bagian dari program "Grab Untuk Indonesia: Dukungan untuk Mitra Pengemudi dalam 3 Babak." Dalam program tersebut, BHR menjadi Babak 2 yang mengusung semangat Memberi Makna. Program ini juga dilengkapi dengan inisiatif lain seperti BERKAH (Berangkat Umrah) yang ditujukan untuk memberikan dukungan tambahan kepada mitra pengemudi.
Dapatkan BHR hingga Rp1,6 juta
Pada tahun ini, Grab menaikkan alokasi anggaran untuk Bonus Hari Raya menjadi sekitar Rp100 miliar hingga Rp110 miliar. Langkah ini diambil untuk memperluas manfaat bagi mitra pengemudi yang aktif dan produktif di platform mereka. Nominal bonus yang diberikan bervariasi berdasarkan kategori mitra.
Untuk mitra roda dua, bonus yang diberikan berkisar antara Rp150.000 hingga Rp850.000. Sementara itu, mitra roda empat mendapatkan bonus mulai dari Rp200.000 hingga Rp1.600.000.
Grab mengelompokkan penerima bonus ke dalam beberapa kategori, yaitu Jawara, Kesatria, Pejuang, dan Anggota, yang ditentukan berdasarkan tingkat aktivitas serta produktivitas mitra selama periode penilaian. Pada kategori tertinggi, mitra Jawara roda dua dapat menerima bonus hingga Rp850.000, sedangkan mitra Jawara roda empat berkesempatan memperoleh hingga Rp1,6 juta.
Untuk menentukan penerima bonus, Grab menggunakan sejumlah indikator penilaian, seperti tingkat keaktifan mitra, jumlah pesanan yang berhasil diselesaikan, tingkat penyelesaian order, jumlah hari dan jam online, rating pengemudi, serta kepatuhan terhadap standar layanan dan kode etik perusahaan.
Respons positif juga datang dari sejumlah mitra yang menerima bonus. Indra, seorang mitra GrabBike yang beroperasi di Tangerang Selatan, menyatakan, "Hari ini saya mendapat kejutan dari Grab berupa BHR dengan tier Jawara sebesar Rp850.000. Saya berterima kasih kepada Grab dan Bapak Presiden Prabowo. BHR ini akan saya gunakan untuk keperluan Lebaran Idulfitri." Ucapan terima kasih ini menunjukkan betapa bermanfaatnya bantuan tersebut bagi mitra pengemudi.
Di sisi lain, Muhammad Iqbal Anas, mitra GrabCar yang berada di Makassar, mengungkapkan bahwa bonus yang diterimanya sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan keluarganya menjelang Lebaran. Dengan penyaluran yang telah sepenuhnya rampung pada 9 Maret 2026, Grab menegaskan komitmennya untuk terus mendukung mitra pengemudi. Langkah ini juga berfungsi untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, yang tentunya sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi.