Mengenal Kanker Prostat dan Penyebabnya, Penyakit yang Diderita Mantan Presiden AS Joe Biden
Kanker prostat adalah penyakit serius yang mempengaruhi pria, penting untuk memahami gejala dan pengobatannya.
Kanker prostat adalah jenis kanker yang berkembang di kelenjar prostat, sebuah kelenjar kecil yang terletak di bawah kandung kemih pria dan di depan rektum. Kelenjar ini memiliki peran penting dalam memproduksi cairan yang menjadi bagian dari air mani. Meskipun penyebab pasti kanker prostat belum sepenuhnya dipahami, perubahan DNA yang menyebabkan sel-sel prostat tumbuh secara tidak terkendali diduga menjadi faktor utama.
Penyakit ini sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, namun seiring perkembangan penyakit, gejala-gejala seperti gangguan buang air kecil, masalah seksual, dan nyeri di bagian tubuh tertentu dapat muncul. Oleh karena itu, penting bagi pria, terutama yang berusia di atas 50 tahun, untuk memahami risiko dan melakukan pemeriksaan rutin.
Diagnosis kanker prostat biasanya melibatkan pemeriksaan fisik, tes darah, dan pencitraan. Berbagai pilihan pengobatan tersedia, mulai dari pemantauan aktif hingga kemoterapi, tergantung pada stadium penyakit dan kondisi kesehatan pasien.
Penyebab Kanker Prostat
Dilansir dari laman resmi Siloam Hospital penyebab kanker prostat disebabkan oleh adanya mutasi genetik dari sel-sel di dalam kelenjar prostat.
Mutasi genetik ini menyebabkan sel tersebut dapat tumbuh secara abnormal bahkan mengganas. Namun, penyebab pasti terjadinya mutasi genetik dari sel kanker ini belum sepenuhnya diketahui secara pasti. Faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker prostat, antara lain:
- Usia di atas 50 tahun.
- Memiliki riwayat keluarga yang mengidap kanker prostat.
- Obesitas.
- Gaya hidup tidak sehat, seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebihan.
- Terpapar bahan kimia berbahaya yang bersifat karsinogenik.
- Pernah menderita infeksi menular seksual (IMS), seperti penyakit sifilis, HPV, gonore, dan lain sebagainya.
Gejala Kanker Prostat
Kanker prostat ialah jenis kanker yang cenderung sulit terdeteksi secara dini. Pada tahap awal, kanker prostat tidak menunjukkan gejala yang jelas. Setelah kelenjar sudah mulai membengkak, kemudian gejala kanker prostat baru akan timbul dan dapat dirasakan oleh penderitanya. Beberapa ciri-ciri kanker prostat, antara lain:
- Aliran urine melemah.
- Sulit menahan buang air kecil.
- Munculnya darah pada air mani atau urine.
- Lebih sering buang air kecil, terlebih di malam hari.
- Rasa panas dan nyeri pada penis saat ejakulasi atau buang air kecil.
Perlu diingat, tidak semua pria yang mengalami gejala-gejala ini pasti mengidap kanker prostat. Pembesaran prostat jinak yang sering terjadi seiring bertambahnya usia juga bisa menimbulkan gejala serupa. Untuk itu, diperlukan diagnosis dari dokter untuk hasil yang akurat.
Diagnosis dan Pengobatan Kanker Prostat
Diagnosis kanker prostat dilakukan melalui beberapa langkah pemeriksaan. Adapun beberapa pemeriksaan untuk diagnosis kanker prostat sebagai berikut:
- Tes PSA dalam darah, yaitu pemeriksaan kadar PSA yang diproduksi oleh kelenjar prostat.
- USG Prostat, yaitu pemeriksaan kelenjar prostat dengan alat USG yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi.
- Magnetic resonance imaging (MRI) prostat, dilakukan dengan memeriksa kelenjar prostat menggunakan gelombang radio dan magnet.
- Biopsi prostat, yaitu dengan mengambil sampel jaringan pada kelenjar prostat untuk diteliti lebih lanjut di laboratorium. Salah satu biopsi yang presisi dan akurat digunakan untuk mendiagnosis kanker prostat adalah robotic prostate biopsy.
Pengobatan Kanker Prostat
Pengobatan kanker prostat yang dilakukan oleh dokter yaitu:
Pembedahan atau operasi, yaitu dilakukan dengan mengangkat sel kanker yang terdapat pada kelenjar prostat.
Radioterapi atau terapi radiasi, dilakukan untuk membunuh sisa sel kanker setelah operasi dan untuk menghambat pertumbuhan sel kanker.
Kemoterapi, yaitu pengobatan kanker prostat menggunakan obat-obatan untuk menghambat dan membunuh pertumbuhan sel kanker.
Selain itu, pasien kanker biasanya juga disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat agar pengobatan dapat berjalan lancar. Penerapan gaya hidup sehat sangat penting untuk pasien kanker, di antaranya yaitu melakukan olahraga secukupnya, mengonsumsi makanan yang sesuai dengan 10 pesan gizi seimbang, dan kebiasaan sehat lainnya.
Joe Biden Derita Kanker Prostat
Kanker prostat juga ternyata diderita oleh Pesiden ke-46 Amerika Serikat, Joe Biden. Biden didiagnosis menderita kanker prostat yang tergolong 'agresif'. Kanker ini telah menyebar hingga ke tulang, seperti yang diumumkan oleh kantornya pada hari Minggu, 18 Mei 2025. Diagnosis awal dilakukan saat Biden menjalani pemeriksaan kesehatan rutin pada Selasa minggu lalu.
"Meskipun ini merupakan bentuk penyakit yang lebih agresif, kanker tersebut tampaknya sensitif terhadap hormon yang memungkinkan penanganan yang efektif," demikian pernyataan resmi dari kantor Biden.