Bebek Jenis Ini Punya Bulu Paling Mahal di Dunia, Harganya Mencapai Puluhan Juta
Bebek ini disebut punya bulu paling mahal di dunia saat dijual, harganya mencapai Rp72 juta.
Bebek ini disebut punya bulu paling mahal di dunia saat dijual, harganya mencapai Rp72 juta.
Bebek Jenis Ini Punya Bulu Paling Mahal di Dunia, Harganya Mencapai Puluhan Juta
Bulu bebek selama ini memang dikenal banyak dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam barang rumah tangga.Mulai dari kemoceng, hiasan rumah, hingga bantal dan selimut. Selain karena fungsinya, bulu bebek juga tergolong cukup ekonomis untuk diolah kembali.
Namun, tahukah Anda jika ada salah satu jenis bebek yang memiliki bulu paling mahal di dunia.
Harganya bahkan mencapai puluhan juta rupiah saat dijual. Jenis bebek apa yang dimaksud? Simak ulasan selengkapnya, Jumat (28/6/2024).
Bulu Bebek Termahal di Dunia
Bebek laut Eiderdown merupakan jenis bebek yang memiliki bulu paling mahal di dunia seperti dikutip dari Oddity Central, (28/6/2024).Serat pada bulu Eiderdown menjadi salah satu serat alami terhangat yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Berdasarkan informasi, disebutkan jika satu kilogram bulu Eiderdown dijual dengan harga ribuan dollar.
Biasanya, bulu bebek laut ini akan dibuat menjadi beberapa barang seperti bantal hingga selimut mewah.
Harga selimut yang terbuat dari bulu Eiderdown bisa mencapai USD 5 ribu atau sekitar Rp 71,56 juta.
Karena daya jualnya yang tinggi, banyak orang pun memburu bebek jenis ini untuk diambil bulunya.
Termasuk Jenis Bebek Langka
Bebek laut Eiderdown banyak ditemukan di wilayah Teluk Breizafjorzur Islandia.
Selain karena material seratnya yang bagus, bebek Eiderdown juga tergolong cukup langka.
Per tahunnya, hasil panen bulu Eiderdown hanya sekitar empat ton saja.
Untuk mendapatkan satu kilogram bulu, terdapat kurang lebih 60 bebek yang harus dikumpulkan.
Bulu juga harus melewati pemeriksaan kualitas yang ketat agar mendapatkan harga jual maksimal.
Proses pengumpulan bulu Eiderdown dilakukan dengan mengikuti siklus reproduksi bebek. Sehingga tidak bisa dilakukan sembarangan.
Petani hanya mengambil bulu yang ditinggalkan di sarang tanpa mengganggu bebek atau telur-telurnya.
Dengan cara ini, sekaligus membantu pelestarian keseimbangan ekologi dan kelangsungan hidup bebek Eiderdown yang semakin langka.