Universitas Negeri Semarang (Unnes) kembali memperkuat jajaran akademisnya dengan mengukuhkan empat guru besar baru. Pengukuhan ini berlangsung pada Senin, 20 April, di Semarang, menandai babak baru dalam kontribusi Unnes terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Keempat Guru Besar ini berasal dari bidang keilmuan strategis yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Rektor Unnes, Prof. Dr. S Martono, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar gelar akademik. Beliau menekankan bahwa pengukuhan ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan peran perguruan tinggi. Tujuannya adalah untuk menghasilkan inovasi yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat luas dan kemajuan bangsa.
Langkah ini menunjukkan komitmen Unnes dalam memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi. Unnes bertekad untuk terus berkontribusi secara signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Pengukuhan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak riset dan pengabdian masyarakat yang berkualitas.
Advertisement
Advertisement
Peran Strategis Guru Besar dalam Inovasi Bangsa
Dalam sambutannya, Rektor Unnes Prof. Dr. S Martono menyampaikan pentingnya peran Guru Besar dalam paradigma perguruan tinggi berdampak. Beliau menjelaskan bahwa kontribusi profesor tidak hanya diukur dari capaian akademik semata. Namun, lebih jauh, kontribusi mereka terhadap masyarakat, bangsa, dan peradaban menjadi tolok ukur utama.
Profesor memiliki posisi strategis sebagai penggerak utama inovasi ilmiah di tengah dinamika global yang terus berubah. Selain itu, mereka juga berperan penting sebagai penjaga integritas akademik. Integritas ini krusial untuk memastikan kualitas dan etika dalam dunia pendidikan serta penelitian.
Prof. Dr. S Martono berharap para Guru Besar Unnes dapat menjadi komunikator ilmu pengetahuan yang efektif. Dengan demikian, hasil riset dan temuan ilmiah dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Harapan ini mencerminkan visi Unnes untuk menjadikan ilmu pengetahuan sebagai alat pendorong kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Advertisement
Advertisement
Kontribusi Keilmuan Empat Guru Besar Unnes
Empat Guru Besar Unnes yang baru dikukuhkan membawa kontribusi keilmuan yang beragam dan saling melengkapi, mencakup bidang-bidang strategis. Mereka adalah Prof. Dr. Taufiq Hidayah, Prof. Dr. Widodo, Prof. Dr. Sigit Priatmoko, dan Prof. Dr. Rina Supriatnaningsih. Keempatnya diharapkan dapat memberikan dampak positif melalui kepakaran masing-masing.
Prof. Dr. Taufiq Hidayah dikukuhkan dalam bidang pedagogi olahraga. Beliau fokus pada penguatan pembelajaran olahraga yang tidak hanya mengembangkan aspek fisik. Namun, juga membentuk karakter, motivasi, dan kemampuan berpikir peserta didik secara holistik.
Sementara itu, Prof. Dr. Widodo berkontribusi dalam bidang seni budaya, khususnya karawitan Jawa. Beliau berupaya mengembangkan karawitan sebagai ilmu yang sistematis dan inovatif. Namun, pengembangan ini tetap mempertahankan nilai-nilai tradisi sebagai identitas budaya bangsa.
Advertisement
Di ranah sains, Prof. Dr. Sigit Priatmoko mengembangkan kimia terapan. Penelitiannya bertujuan menjawab tantangan energi dan lingkungan melalui inovasi material yang berkelanjutan. Material ini dirancang agar aplikatif bagi masyarakat dan industri.
Terakhir, Prof. Dr. Rina Supriatnaningsih fokus pada keterampilan berbicara. Beliau menekankan pentingnya komunikasi lintas budaya berbasis teknologi. Hal ini bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan memiliki daya saing global.
Sumber: AntaraNews
Advertisement