Bayi Baru Lahir Ditampar Berkali-kali oleh Dokter Malah Dipuji Netizen, Ternyata ini yang Terjadi
Seorang bayi ditampar berulang kali oleh dokter setelah lahir. Ternyata ini alasannya.
Beredar sebuah video seorang bayi yang baru lahir mendapat tepukan hingga tamparan berulang kali di bagian belakang badannya tak lama setelah dilahirkan sang ibu.
Melansir dari akun Instagram @news_makassar, Selasa (4/3), bayi mungil tersebut mendapat perawatan khusus dari dokter dan tenaga kesehatan lainnya karena memiliki masalah serius usai tak sadarkan diri pasca lahir.
Dokter pun berupaya keras melakukan tindakan sesuai prosedur termasuk menepuk keras punggung bayi berulang kali hingga membalikkan tubuhnya.
Bukan hanya itu, tampak dokter juga melakukan intubasi atau memasukan selang panjang ke dalam mulut sang bayi guna mendapat pasokan oksigen lebih.
Tindakan tersebut dilakukan oleh sang dokter berulang kali sampai bayi tersebut memberikan tanda-tanda kesadaran.
Perubahan Fisik Bayi
Pada saat tindakan gawat darurat dilakukan, bayi mungil itu dalam kondisi tak sadarkan diri dengan ditandai warna kulit memucat dan tubuh yang sangat lemah.
Namun setelah upaya berulang kali oleh dokter, bayi itu mulai memberikan respons tubuh dengan napas dan perubahan warna kulit secara perlahan.
Dokter pun sempat memberikan suntikan obat untuk sang bayi agar secepatnya bangun dan sadar.
Upaya keras sang dokter pun berhasil. Melihat bayi itu mulai merespons sedikit demi sedikit, sang dokter kembali melakukan tamparan terakhir dengan berulang kali.
Upaya sang dokter pun berhasil dan sang bayi bisa kembali sadar dengan ditandai warna kulit yang memerah dan tangisan kencang.
Banjir Pujian Netizen
Video tersebut awalnya mengundang rasa ngeri bercampur tegang dari para netizen. Tak mengeherankan lantaran dokter tersebut tampak melakukan tindakan dengan sedikit keras agar sang bayi bisa kembali sadar.
Namun setelah mengetahui tujuan tindakan tersebut, netizen justru memberikan pujian kepada sang dokter.
"😭😭😭Masya ALLAH endingnya walau awalnya buat saya tegang 😢 inilah pejuang nakes yang sesungguhnya😍," tulis akun @hennyindrasari
"Sampe meneteskan air mata alhamdulillah terimakasih dok," tulis akun @novianita.99
"Dokter yang tanpa menyerah karna percaya Kuasa dan Pertolongan Allah," tulis akun @raraurorarsy
"Masyaallah awalnya bikin tegang, tapi endingnya bikin terharu," tulis akun @chikafrizkaa
"Mantap dokternya di usahakan terus gak cepat menyerah," tulis akun @rhiyan_231
"MasyaaAllah.. kalau di sini rata2 sdh di vonis maaf "meninggal"😢 padahal masih bisa di selamatkan, sehat2 semuanya para dokter2 yg terus mengusahakan yang terbaik😇🫰🏻," tulis akun @wiwiksolang
Penyebab Bayi Tidak Sadar Diri Setelah Lahir
Bayi yang baru lahir pada umumnya akan menangis setelah paru-paru mulai mengembang. Pada saat itulah, tangisan bayi menjadi tanda sang bayi benar-benar bernapas.
Namun dalam berbagai kasus, bayi justru tidak menangis dan bahkan tidak sadarkan diri. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan bayi tidak menangis saat dilahirkan.
Salah satu penyebab yang biasa terjadi adalah asfiksia. Mengutip dari alodokter, Selasa (4/3), asfiksia terjadi di mana bayi tidak mendapat cukup oksigen saat proses kelahiran.
Beberapa penyebab asfiksia pada bayi baru lahir adalah:
- Sumbatan dan halangan di jalan napas bayi, misalnya oleh lendir, cairan ketuban, atau mekonium
- Anemia saat bayi masih di dalam kandungan, yang menyebabkan kurangnya pasokan oksigen dan nutrisi ke jaringan, termasuk ke sistem pernapasan bayi
- Proses persalinan yang berlangsung sangat lama
- Plasenta terlepas dari rahim terlalu cepat, sehingga bayi tidak lagi mendapatkan asupan oksigen di dalam kandungan
Untuk menilai keadaan bayi baru lahir, dokter akan menggunakan APGAR score. Nilai APGAR 3–5 merupakan indikator bayi mengalami asfiksia.
Hal ini merupakan kondisi yang berbahaya dan jika tidak mendapatkan penanganan segera bisa menyebabkan terjadinya kerusakan otak bahkan kematian.
Selain itu dokter juga akan melakukan intubasi, yaitu prosedur medis untuk memasukkan tabung endotrakeal (ETT) ke dalam saluran napas bayi. Prosedur ini dilakukan untuk membantu bayi bernapas.
Perlu diketahui, intubasi dapat dilakukan melalui rute oral atau nasal. Karena proses intubasi dikenal sulit, perlu operator yang berpengalaman dalam melakukan tindakan tersebut.