Sering Diabaikan, Ini 4 Biang Kerok Baterai HP Tak Tahan Lama
Baterai ponsel yang cepat terkuras biasanya disebabkan oleh kebiasaan penggunaan yang kurang disadari.
Baterai yang cepat habis masih menjadi salah satu masalah umum yang dihadapi pengguna smartphone, baik itu iPhone maupun Android.
Tanpa disadari, beberapa kebiasaan dalam penggunaan serta aplikasi yang berjalan di latar belakang dapat menyebabkan perangkat bekerja lebih keras dan mengonsumsi lebih banyak daya.
Akibatnya, ponsel akan lebih sering mengalami siklus pengisian dan pengosongan baterai dalam waktu singkat, yang pada gilirannya dapat mempercepat penurunan masa pakai baterai.
Berikut adalah empat faktor yang menyebabkan baterai ponsel cepat terkuras, sebagaimana dikutip dari BGR pada Senin (9/3/2026).
Mengaktifkan Pemberitahuan Push untuk Setiap Aplikasi
Menyalakan notifikasi push di setiap aplikasi dapat mempercepat pengurasan baterai ponsel. Fitur ini membuat perangkat aktif secara terus-menerus untuk memperbarui data dari aplikasi di latar belakang, serta menggunakan daya tambahan untuk suara atau getaran notifikasi.
Dampak dari hal ini mungkin tidak terlalu terasa jika jumlah aplikasi yang terpasang sedikit. Namun, ketika banyak aplikasi, terutama media sosial, mengirimkan notifikasi secara konstan, konsumsi daya akan meningkat.
Selain itu, notifikasi yang berlebihan juga akan mendorong pengguna untuk lebih sering membuka aplikasi, sehingga baterai semakin cepat habis.
Beralih Antar Aplikasi
Aplikasi yang tertahan di latar belakang sebenarnya tidak menguras baterai ponsel. Konsumsi daya biasanya meningkat ketika aplikasi tersebut aktif di latar belakang dan pengguna sering berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya.
Setiap kali berpindah aplikasi, proses sebelumnya harus ditutup dan aplikasi berikutnya dimuat. Menutup aplikasi yang sering digunakan juga bukan solusi utama untuk menghemat baterai.
Bahkan, menutup lalu membukanya kembali dalam waktu singkat justru dapat mengonsumsi lebih banyak daya.
Sistem seperti Doze di Android dan mode manajemen daya di iPhone biasanya sudah membatasi aktivitas aplikasi yang lama tidak digunakan.
Meskipun demikian, terlalu banyak aplikasi yang tertahan di latar belakang dapat membuat pengguna lebih sering membuka dan memeriksanya kembali. Kebiasaan tersebut pada akhirnya tetap berdampak pada penggunaan baterai.
Jangan Berikan Akses Penuh ke Aplikasi
Memberikan izin penuh kepada aplikasi untuk beroperasi di latar belakang dapat menyebabkan baterai ponsel cepat habis.
Ini terjadi karena beberapa aplikasi tetap aktif meski tidak digunakan, terutama yang memerlukan data tertentu seperti lokasi pengguna.
Aplikasi yang berbasis GPS, misalnya, akan mengaktifkan chip lokasi setiap kali mereka memeriksa posisi perangkat.
Selain itu, aplikasi yang melakukan pelacakan, meminta akses perangkat keras untuk analisis, atau melakukan sinkronisasi data secara terus-menerus juga dapat meningkatkan konsumsi daya secara signifikan.
Tidak hanya itu, fitur seperti pemindaian Bluetooth, jaringan 5G, dan layanan penyimpanan awan yang secara otomatis mengunggah data di latar belakang juga dapat mempercepat pengurasan baterai.
Oleh karena itu, sangat penting untuk membatasi izin aplikasi atau menonaktifkan aktivitas latar belakang pada aplikasi tertentu.
Dengan melakukan hal ini, pengguna dapat menjaga daya tahan baterai ponsel mereka agar tetap optimal. Selain itu, tindakan ini juga dapat membantu meningkatkan performa perangkat secara keseluruhan.
Main Game Lupa Waktu
Permainan game yang dilakukan secara terus-menerus di ponsel dapat menyebabkan pengurasan baterai yang cepat.
Hal ini tidak hanya terjadi pada game dengan grafis berat seperti "Wuthering Waves" atau "Call of Duty: Warzone Mobile", tetapi juga pada game yang lebih sederhana seperti "Candy Crush" jika dimainkan dalam waktu yang lama.
Ini disebabkan oleh kebutuhan akan kinerja tinggi dari berbagai komponen ponsel, termasuk CPU, GPU, layar, dan jaringan.
Penggunaan komponen-komponen ini secara bersamaan akan meningkatkan konsumsi daya dan sering kali membuat perangkat menjadi lebih cepat panas.
Selain itu, fitur tambahan seperti getaran haptic, kontrol sentuh, dan efek audio yang aktif selama sesi permainan juga berkontribusi pada pengurasan baterai.
Oleh karena itu, beberapa produsen ponsel menghadirkan perangkat khusus yang mengutamakan performa, dengan fokus pada frame rate dan kualitas grafis yang tinggi, meskipun hal ini dapat mengorbankan efisiensi baterai.
Dengan demikian, pengguna perlu mempertimbangkan pilihan ponsel yang sesuai dengan kebutuhan gaming mereka.