Seperti Kisah Roro Jonggrang, Melihat Cara China Bikin Apartemen 10 Lantai dalam Semalam
Perusahaan China bisa membangun apartemen 10 lantai dalam waktu semalam.
Perusahaan China bisa membangun apartemen 10 lantai dalam waktu semalam.
Seperti Kisah Roro Jonggrang, Melihat Cara China Bikin Apartemen 10 Lantai dalam Semalam
Perusahaan asal China, Broad Group berhasil mendirikan blok apartemen setinggi 10 lantai dalam waktu semalam.
Pembangunan hanya memakan waktu 28 jam 45 menit ini berhasil menarik perhatian. Menariknya, dijadikan sebagai pembangunan tersingkat di dunia sepanjang sejarah pembangunan gedung bertingkat.
Mengutip dari Dezeen dan Designboom, Jumat, (17/11), pembangunan blok apartemen ini menggunakan sistem konstruksi prefabrikasi yang berbahan baja anti karat, dimana unit modular telah dibangun sebelum dirakit menjadi satu tingkat.
Modul ini memiliki wadah dan tampilan kubus setinggi 40 kaki, yang dapat dipindah-pindah. Sehingga, bangunan ini akan fleksibel.
Ketika ingin berpindah tempat, cukup dengan mengencangkan baut yang menghubungkan air dan listrik, maka bangunan akan siap berpindah.
"Instalasinya terbuat sangat sederhana. Cukup kencangkan baut dan sambungkan air dan listrik, maka 10 lantai bangunan dapat didirikan dalam satu hari," kata perusahaan.
Tahan Gempa dan Angin Topan
Meskipun terbuat dari baja, bangunan ini diklaim lebih ringan dan lebih kuat dibandingkan dengan struktur bangunan biasanya. Bahkan, bangunan dari baja ini juga dinilai memiliki ketahanan terhadap gempa bumi dan angin topan.
Sehingga, keunggulan tersebut menjadikan konstruksi ini 20 kali lipat lebih hemat energi dibandingkan bangunan konvensional.
Selain lebih hemat energi, bangunan ini juga memiliki lebar bangunan dengan panjang 12,19 m ( 40 kaki), lebar 2,44 m (8 kaki), dan tinggi 3 m (10 kaki).
Meskipun tidak terlalu luas, bangunan ini juga tetap dilengkapi dengan jendela, dan balkon seperti apartemen pada umumnya.
Bangun 220 Gedung Lantai
Ketika sudah berhasil membangun apartemen 10 lantai, mode konstruksi seperti ini juga sempat ingin di adaptasi pada bangunan yang terdiri dari 220 lantai.
Broad Group awalnya sempat berniat untuk membangun gedung pencakar langit setinggi 220 lantai, dan menjadikannya sebagai bangunan tertinggi di dunia.
Namun hal tersebut terhenti karena ada beberapa pertimbangan, kekhawatiran terhadap keselamatan dan kendala izin pemerintah setempat.