Samsung Disebut-sebut Siapkan Peluncuran HP Tiga Layar Lipat, Ini Bocorannya
Setelah peluncuran Huawei Mate XT, Samsung kini bersiap untuk memperkenalkan ponsel lipat tiga yang memiliki desain inovatif dan daya tahan yang lebih baik.
Desas-desus mengenai peluncuran HP layar lipat tiga pertama dari Samsung semakin menguat. Informasi ini muncul dari cuitan Ross Young, CEO DSCC, yang mengungkapkan bahwa selain mempersiapkan peluncuran Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7 untuk tahun depan, Samsung juga berencana merilis ponsel Android dengan layar lipat tiga.
Dalam cuitan yang ditujukan kepada salah satu pengikutnya di media sosial X, Young mengonfirmasi bahwa jika Samsung tidak meluncurkan HP layar lipat tiga di tahun depan, maka kemungkinan besar peluncuran tersebut akan terjadi pada awal tahun 2026.
"Kemungkinan besar awal tahun 2026," cuit Young, seperti yang dikutip dari medsos, pada Kamis (5/12).
Cuitan Young di platform X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, semakin memperkuat rumor tentang persiapan Samsung untuk memperkenalkan HP lipat tiga ini ke pasar.
Sebelumnya, perusahaan teknologi besar ini juga telah mendaftarkan paten untuk ponsel dengan layar lipat tiga yang memiliki sistem engsel dan desain yang berbeda dari Huawei Mate XT Ultimate.
Dalam deskripsi paten tersebut, sistem engsel pada HP baru Samsung dirancang untuk mengatasi masalah yang sering terjadi pada ponsel layar lipat, seperti tekanan berlebih pada layar saat dibuka dan dilipat.
Desain layar lipat pada HP Samsung ini dilengkapi dengan lapisan perekat serta pelat penyangga yang terbuat dari baja tahan karat atau kaca, sehingga membuat HP tersebut lebih kokoh baik dalam keadaan terbuka maupun terlipat.
Samsung juga menambahkan lapisan khusus anti-reflektif berbasis resin sintetis, serta pelindung untuk mencegah debu dan partikel lain masuk ke dalam perangkat.
Selain itu, perusahaan asal Korea Selatan ini juga menyertakan bantalan khusus untuk perlindungan ekstra agar ponsel tetap aman dari benturan dan jatuh. Paten ini pertama kali diajukan pada tahun 2021, dan akhirnya disetujui pada November 2024.