Bos Samsung Ungkap Ponsel Lipat Tiga akan Dirilis Akhir Tahun 2025
Ponsel lipat tiga itu saat ini belum memiliki nama.
Samsung telah meluncurkan berbagai inovasi perangkat Android dalam beberapa tahun terakhir. Di antara inovasi tersebut terdapat smartphone dengan desain lipat tunggal dan lipat ganda yang menggunakan layar sentuh, serta jam tangan pintar. Namun, akhir-akhir ini, popularitas inovasi tersebut mulai menurun. Hal ini disebabkan oleh salah satu pesaing besar mereka yang telah lebih dulu memulai pengembangan, bahkan sampai pada tahap penjualan smartphone Tri-Fold (HP lipat tiga).
Mengacu pada laporan dari Sam Mobile pada hari Senin (15/9/2025), Presiden dan Kepala Bisnis Mobile eXperience (MX) di Samsung Electronics, Roh Tae-Moon, menyatakan bahwa tahap pengembangan konsep lipat tiga telah berada di penghujung dan ada rencana untuk meluncurkannya dalam waktu dekat, tepatnya pada akhir tahun 2025. Meskipun kabar peluncuran telah beredar, Roh juga mencatat bahwa "smartphone lipat tiga kami saat ini belum memiliki nama resmi, tetapi dalam beberapa diskusi internal, banyak yang menyebutnya sebagai Galaxy Z TriFold."
Dari informasi tersebut, jelas bahwa potensi kehadiran smartphone Samsung dengan konsep lipat tiga secara komersial sangat mungkin terjadi. Namun, peluncuran secara global masih belum dapat dipastikan, karena berdasarkan informasi yang telah mereka bocorkan, Samsung baru berencana untuk melakukan uji coba pasar.
Penjelasan mengenai bantahan rumor dan perubahan nama
Selain konfirmasi yang diberikan oleh CEO Samsung, perusahaan tersebut juga membantah berbagai rumor serta melakukan perubahan pada konsep awal dari ponsel lipat tiga yang mereka luncurkan. Menurut informasi dari GSMArena, Samsung telah memperlihatkan prototipe smartphone TriFold sejak awal CES 2022. Di acara tersebut, mereka menyebut hasil uji coba itu dengan nama Flex G dan Flex S. Flex G adalah tipe smartphone yang memiliki dua lipatan ke arah yang sama, yaitu layar bagian dalam. Konsep ini membuat beberapa orang berpendapat bahwa perangkat ini tampak mirip dengan tablet. Di sisi lain, desain Flex S dianggap lebih konvensional dan lebih dikenal oleh banyak orang, karena memiliki lipatan yang mengarah ke dua arah yang berbeda.
Meskipun prototipe yang ditampilkan di CES 2022 memiliki konsep yang menarik, konfirmasi dari pihak Samsung mengungkapkan bahwa smartphone ini belum memiliki nama resmi. Meskipun hasil diskusi internal cenderung mengarah pada nama "Galaxy Z TriFold", banyak penggemar yang lebih memilih nama "Galaxy G Fold" karena kesesuaian bentuknya dengan konsep yang ada. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun inovasi terus berkembang, pendapat konsumen tetap menjadi pertimbangan penting dalam penamaan produk baru.
Smartphone Masuk Dalam Daftar Perangkat Kompatibel Dengan One UI 8
Selain adanya konfirmasi dan perubahan nama untuk Samsung "Galaxy Z TriFold", terdapat isu menarik yang berkaitan erat dengan perangkat ini. Mengutip dari 9TO5Google, laporan mengenai kompatibilitas perangkat dengan One UI 8 di SammyGuru telah mengejutkan banyak penggemar. Laporan tersebut menyatakan bahwa ponsel tri-fold Samsung dapat menampilkan tiga aplikasi secara bersamaan di layar utama, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan multitasking dengan lebih efisien.
Di sisi lain, kabar mengenai penggunaan chipset Snapdragon 8 Elite sebagai penggerak utama, bingkai dari titanium, dan tiga lensa kamera belakang yang mendukung kemampuan fotografi juga menjadi topik hangat. Selain itu, layar utama ponsel ini dikabarkan memiliki ukuran 9,96 inci, menjadikannya salah satu yang terbesar dalam kategori ponsel lipat.
Sayangnya, terkait pengisian daya, rumor yang beredar menyebutkan bahwa kecepatannya masih tergolong standar dan belum ada peningkatan yang signifikan. Jika semua rumor ini terbukti benar, Samsung berpotensi menjadi pesaing tangguh di pasar dan dapat menetapkan standar baru untuk generasi ponsel lipat yang akan datang.