PlayStation Pecat Karyawan Senior Gara-Gara Komentar tentang Charlie Kirk
Dua pegawai dari studio yang berada di bawah naungan PlayStation dipecat.
Dua karyawan dari studio game yang berafiliasi dengan PlayStation kini tengah menjadi perhatian publik setelah memberikan tanggapan mengenai berita pembunuhan aktivis politik, Charlie Kirk.
Berdasarkan informasi dari PlayStation Lifestyle pada Minggu (14/9), insiden ini melibatkan seorang karyawan senior dari Sucker Punch Productions, yang terkenal dengan game populer Ghost of Tsushima, serta seorang character artist dari Insomniac Games.
Salah satu dari karyawan tersebut bahkan dilaporkan membuat lelucon di platform media sosial Bluesky terkait peristiwa tersebut.
Setelah pernyataannya viral, ia mengaku telah dihubungi oleh pihak perusahaan, yang menunjukkan bahwa ia telah dipecat.
Kontroversi ini menambah daftar panjang kasus di mana karyawan dalam industri teknologi atau hiburan digital mendapatkan sorotan besar akibat pernyataan pribadi mereka di media sosial mengenai kematian Charlie Kirk, yang dikenal sebagai sosok yang sangat kontroversial.
Humor yang Mengakibatkan Pemecatan
Karyawan yang paling banyak diperbincangkan dalam peristiwa ini adalah Drew Harrison, seorang senior artist di Sucker Punch Productions.
Dalam sebuah postingan di Bluesky, Harrison dilaporkan mengeluarkan lelucon yang menyatakan harapannya agar nama penembak Charlie Kirk adalah "Mario".
Candaan ini merujuk pada kasus pembunuhan CEO United Healthcare sebelumnya, di mana tersangka memiliki nama Luigi Mangione. Namun, lelucon tersebut justru memicu kontroversi yang cukup besar.
Setelah unggahannya menjadi viral, Harrison mengaku bahwa ada pihak yang menghubungi perusahaannya terkait pernyataan tersebut. Tak lama setelah itu, ia mengumumkan bahwa dirinya telah dipecat.
Sucker Punch Productions sendiri hingga saat ini belum memberikan komentar resmi mengenai insiden ini.
Meskipun demikian, Harrison telah memperbarui profil LinkedIn-nya dan menandai bahwa masa kerjanya di studio yang telah berlangsung selama 10 tahun, kini telah berakhir.
Karyawan Insomniac Games juga mendapatkan perhatian
Di sisi lain, seorang seniman karakter dari Insomniac Games, studio yang mengembangkan game terkenal Marvel's Spider-Man, juga menjadi perhatian publik.
Karyawan tersebut dilaporkan menerima banyak kritik setelah mengunggah kembali sebuah gambar di Bluesky yang diduga menyebut Charlie Kirk sebagai "Nazi."
Meskipun unggahan tersebut sudah dihapus, tangkapan layarnya telah menyebar luas di internet dan memicu perdebatan.
Hingga saat ini, Sucker Punch, serta Insomniac Games dan perusahaan induknya, Sony Interactive Entertainment, belum memberikan pernyataan resmi mengenai isu yang melibatkan karyawannya tersebut.
Fokus Utama dalam Sektor Teknologi
Kedua kejadian ini berlangsung di tengah suasana yang masih tegang akibat pembunuhan Charlie Kirk, yang telah mengejutkan masyarakat internasional.
Kasus-kasus ini mencerminkan tren yang lebih luas, di mana para profesional di sektor game dan teknologi kini semakin diawasi terkait pandangan politik yang mereka sampaikan di ruang publik.
Baru-baru ini, terjadi insiden serupa yang melibatkan beberapa karyawan dari salah satu anak perusahaan Microsoft, Blizzard.
Mereka mendapat kritik tajam karena pernyataan yang dianggap "menjelek-jelekkan" Charlie Kirk.
Insiden ini bahkan memicu reaksi langsung dari Elon Musk yang menyoroti CEO Microsoft, Satya Nadella, di media sosial.
Rentetan kejadian ini menunjukkan betapa cepatnya komentar pribadi di platform digital dapat bertransformasi menjadi krisis serius bagi perusahaan besar.