Penetrasi Pengguna Laptop di Indonesia Masih Rendah
Axioo punya strategi untuk mendongkrak penetrasi pengguna laptop di Indonesia. Berikut strateginya.
Timmy Theopelus, Vice President Business Development & Strategic Partnerships PT Tera Data Indonusa, Tbk (AXIOO) mengatakan saat ini penetrasi masyarakat Indonesia yang memiliki laptop masih rendah. Hal ini menjadi peluang besar Axioo untuk konsisten menggarap pasar laptop Tanah Air.
“Penetrasi laptop di Indonesia baru sekitar 8 persen. Pasarnya masih begitu luas sehingga kami memfokuskan lebih dahulu kebutuhan dalam negeri,” ujar Timmy saat acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (20/6).
Salah satu strategi Axioo adalah dengan program Axioo Cicilan 0% dan Axioo Trade In, yang akan dimulai tanggal 20 Juni 2024 dan berlaku di 15 titik Axioo Care Platinum tersebar di penjuru Indonesia.
Dengan demikian, pengguna bisa memiliki pengalaman menggunakan produk Axioo.
“Axioo Cicilan 0 persen ini berlaku untuk pembelian produk Axioo Hype Series dan Pongo All Series,” jelas dia.
Lebih lanjut Timmy memaparkan program Axioo Trade in. Program ini merupakan program tukar tambah laptop lama dengan unit laptop bar mulai dari seluruh seri dari Axioo, serta laptop Pongo 725, Pongo 760, dan Pongo 960.
Program Axioo Trade in juga memberlakukan cicilan 0 persen, yang akan meringankan pelanggan untuk upgrade laptop lama dengan laptop baru dari Axioo.
“Selain itu, Axioo juga meluncurkan program unggulan terbaru yakni Accidental Damage Protection. Accidental Damage Protection dari Axioo ini merupakan program jaminan garansi yang memberikan perlindungan menyeluruh untuk berbagai jenis kerusakan yang tidak termasuk dalam garansi normal,” jelasnya.
Di waktu yang bersamaan, Axioo juga mengumumkan kolaborasi dengan JKT48. Melalui kolaborasi ini, Axioo dan JKT48 ingin mengajak anak muda untuk tidak ketinggalan, selalu mengikuti perkembangan, lebih up to date ke teknologi agar memanfaatkan teknologi khususnya laptop secara optimal untuk menunjang pembelajaran dan pekerjaan.