Penelitian Baru Bongkar Dugaan Usia Alam Semesta yang Mengejutkan
Studi alternatif usulkan bahwa usia alam semesta bisa mencapai 26,7 miliar tahun, jauh melampaui estimasi resmi 13,8 miliar tahun.
Studi kosmologi terbaru menantang keyakinan ilmiah selama puluhan tahun tentang usia alam semesta. Mengutip ScienceFocus, Sabtu (29/3), jika sebelumnya para ilmuwan menyepakati bahwa alam semesta berusia sekitar 13,8 miliar tahun, penelitian alternatif kini menyebutkan bahwa jagat raya bisa saja berumur hingga 26,7 miliar tahun.
Teori baru ini mempertanyakan keakuratan model kosmologi Lambda-CDM, yang selama ini digunakan untuk menghitung usia alam semesta berdasarkan pengamatan ekspansi ruang dan radiasi latar belakang kosmik.
Penemuan beberapa objek astronomi seperti bintang HD 140283—yang dijuluki “bintang Methuselah” dan diperkirakan berusia lebih tua dari alam semesta—memicu pertanyaan ulang terhadap perhitungan konvensional.
Selain itu, keberadaan galaksi-galaksi kompleks yang terbentuk hanya ratusan juta tahun setelah Big Bang dinilai tidak sejalan dengan teori evolusi struktur semesta yang berlaku saat ini.
Beberapa ilmuwan kini menghidupkan kembali teori “cahaya lelah” (tired light) yang pernah diajukan Fritz Zwicky pada tahun 1929, sebagai alternatif dari konsep ekspansi alam semesta.
Menurut teori tersebut, redshift galaksi tidak semata disebabkan oleh pengembangan ruang, tetapi bisa juga karena foton kehilangan energi saat menempuh jarak kosmik jauh. Jika benar, usia galaksi dan struktur besar alam semesta dapat dikoreksi menjadi jauh lebih tua dari perkiraan sebelumnya.
Kendati menarik secara matematis, teori ini belum dapat dibuktikan secara fisik karena tidak ada mekanisme ilmiah yang menjelaskan bagaimana cahaya bisa kehilangan energi secara alami. Oleh sebab itu, meski menawarkan perspektif baru, teori ini masih dianggap sebagai hipotesis alternatif.
Meskipun belum dapat menggantikan teori Big Bang, studi ini menjadi pengingat bahwa sains terus berevolusi dan pertanyaan tentang asal-usul alam semesta masih terbuka lebar.