Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Prabowo Pangkas Setoran Ojol ke Aplikator, Grab Indonesia Buka Suara

{{caption}}
Momen Prabowo di Hari Buruh: Naik Maung Putih, Joget Silat, hingga Lepas Kemeja Safari

{{caption}}
Ngos-ngosan Dapat Rp150 Ribu, Driver Ojol Menanti Janji Potongan 8 Persen

{{caption}}
Prajurit TNI Diduga Cabuli Bocah SD di Konawe Selatan, Kabur Saat Diperiksa

{{caption}}
Ibadah Haji dan Obat Penunda Haid, Ini yang Perlu Dipahami Jemaah Perempuan

{{caption}}
Bandung Ricuh: Gerombolan Pakaian Hitam Ditangkap, Bawa Molotov

Topik Terkait
{{caption}}
APJATEL Gagas OVC Jaringan Fiber Optik untuk Efisiensi dan Percepatan Infrastruktur Nasional

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) mengusulkan pembentukan Operating Vehicle Company (OVC) sebagai solusi inovatif untuk menyehatkan penggelaran jaringan fiber optik di Indonesia, menjanjikan efisiensi biaya dan percepatan pemerataan

{{caption}}
Pengamat Akui Industri Telekomunikasi Menghadapi Beban Berat Regulasi

Industri telekomunikasi nasional mengalami tekanan akibat regulasi yang ketat dan biaya operasional yang tinggi.

{{caption}}
Pemerintah Punya Wacana Batasi Layanan WhatsApp Call

Pembatasan akses layanan panggilan Whatsapp CS ini demi memberikan rasa keadilan bagi operator seluler.

{{caption}}
Bos XLSmart: Tidak Ada Satu Perusahaan Manapun yang Ingin Merger

Kondisi industri telekomunikasi yang tak lagi menarik menjadikan XL Axiata dan Smartfren harus melakukan merger.

{{caption}}
3 Hal Ini Jadi ‘Benalu’ Industri Telekomunikasi di Indonesia

Kondisi operator seluler di Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja.

{{caption}}
XL Axiata Minta Pemerintahan Baru Perhatikan Keberlanjutan Operator Seluler

Tak mudah bagi industri telekomunikasi untuk menatap masa depan. Butuh bantuan pemerintah agar bisnis mereka terus berkelanjutan.

{{caption}}
Pekerjaan Rumah Menkominfo Era Prabowo Siap Menanti, Ini Daftarnya

Ada banyak tugas menanti Menkominfo pilihan Presiden Prabowo, salah satunya di sektor telekomunikasi.

{{caption}}
Regulasi OTT Perlu Dipersiapkan

Layanan Over The Top (OTT) seperti Google dan Meta, masih menjadi permasalahan hingga hari ini.

{{caption}}
Kondisi Operator Seluler di Indonesia sedang Tidak Baik-baik Saja, Ini Penyebabnya

Pemerintah terlalu memberatkan keuangan perusahaan telekomunikasi dengan biaya penggunaan frekuensi yang semakin naik.

{{caption}}
Selain Insentif 5G, Operator Seluler Juga Minta Keringanan Ini ke Pemerintah

Respons baik dari pemerintah ditanggapi positif industri telekomunikasi. Tapi, mereka ingin keringanan lainnya.

{{caption}}
Menkominfo Janjikan Insentif Buat Operator Seluler agar Pengembangan Jaringan 5G Tak Mentok

Ini insentif yang diterima operator seluler yang mau bangun jaringan 5G.

{{caption}}
Industri Telekomunikasi Butuh Terobosan dari Pemerintah, Ini Penyebabnya

Industri halo-halo sedang tidak baik-baik saja. Pemerintah harus hadir dengan terobosan regulasi.

{{caption}}
Komdigi Pastikan Pemulihan Telekomunikasi Sulut Kurang dari 24 Jam Pascagempa Magnitudo 7,6

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berhasil memulihkan layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara (Sulut) sepenuhnya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah gempa magnitudo 7,6, memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.

{{caption}}
Wamenkomdigi Bakauheni: Angga Raka Pastikan Jaringan Stabil dan Sapa Pemilir Arus Balik

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo meninjau langsung Pelabuhan Bakauheni, memastikan jaringan telekomunikasi stabil bagi pemilir arus balik, dan menyapa petugas siaga.

{{caption}}
Komdigi Kerahkan Satgas Komunikasi Lebaran 2026, Jamin Layanan Telepon Lancar Selama Mudik

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama operator seluler membentuk Satgas Komunikasi Lebaran 2026 untuk memastikan kelancaran layanan telekomunikasi di seluruh jalur mudik dan lokasi strategis. Simak lokasi pemantauan dan upaya pemerintah.

{{caption}}
Komdigi Prediksi Lonjakan Trafik Telekomunikasi Lebaran 2026 Capai 40 Persen

Sekretaris Jenderal Komdigi Ismail memprediksi lonjakan trafik telekomunikasi Lebaran 2026 hingga 40 persen. Pemerintah dan operator seluler siapkan penguatan jaringan untuk antisipasi demi menjaga kualitas layanan.

{{caption}}
Komdigi Siapkan Registrasi SIM Biometrik Bertahap Demi Keamanan Digital Nasional

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serius siapkan kebijakan Registrasi SIM Biometrik secara bertahap untuk tingkatkan keamanan ekosistem digital nasional dan validitas data pelanggan.

{{caption}}
Indosat Ungkap Tantangan dan Kesiapan Jaringan Nataru Bali di Tengah Musim Hujan

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, Indosat Ooredoo Hutchison membeberkan **kesiapan jaringan Nataru Bali** di tengah musim hujan. Apa saja tantangan dan antisipasi mereka untuk menjaga konektivitas?

{{caption}}
Pernyataan Menkomdigi Soal Penyebaran Fitnah ke Kepala Negara

Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah Hoaks, Fitnah serta mengandung Ujaran Kebencian.

{{caption}}
TelkomGroup Dukung Implementasi PP Tunas untuk Wujudkan Ruang Digital Aman

TelkomGroup dukung PP TUNAS dan dorong literasi digital untuk ciptakan ruang siber aman bagi generasi muda Indonesia.

{{caption}}
Pemkab Lebak Gencarkan Sosialisasi PP Tunas Demi Masa Depan Anak Bangsa

Pemerintah Kabupaten Lebak secara aktif menyosialisasikan PP Tunas (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) untuk melindungi anak-anak dari dampak negatif platform digital dan memastikan masa depan mereka.

{{caption}}
Menteri Komdigi Ajak Lulusan Kampus Jaga Kualitas Ruang Digital Indonesia

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mendorong lulusan perguruan tinggi untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga kualitas ruang digital Indonesia di era post-truth, sekaligus mempromosikan literasi digital di tengah masyarakat.

{{caption}}
Menkomdigi Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Penjaga Ruang Digital, Tingkatkan Literasi Digital Nasional

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mendorong lulusan perguruan tinggi untuk menjadi agen perubahan dan pandu Literasi Digital, menjaga kualitas informasi di era post-truth serta mengimplementasikan PP Tunas.

{{caption}}
Google Antarkan Surat Kepatuhan PP TUNAS, Akun YouTube di Bawah 16 Tahun Kini Resmi Dibatasi

Selain pembatasan usia, YouTube juga telah menyampaikan rencana untuk menonaktifkan akun anak secara bertahap serta menghentikan iklan menyasar anak dan remaja.