IG dan TikTok Gaduh Gara-gara Telur Ayam Harus Masuk Kulkas atau Tidak
Apakah sebaiknya telur ayam disimpan di dalam kulkas? Berikut adalah penjelasan ilmiah mengenai hal ini.
Pertanyaan mengenai apakah perlu menyimpan telur ayam di kulkas telah menjadi topik perdebatan yang hangat, bahkan menjadi viral di platform Instagram dan TikTok.
Beberapa pengguna media sosial berpendapat bahwa telur sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas, sementara yang lain berpendapat bahwa cara tersebut dapat meningkatkan risiko Salmonella.
Jadi, mana yang benar? Mari kita lihat penjelasan ilmiah mengenai hal ini, yang dikutip dari Popular Science pada Selasa (8/7).
Ketika ayam betina bertelur, telur tersebut dilapisi secara alami oleh pelindung yang dikenal dengan nama kutikula. Kutikula ini adalah lapisan tipis yang sebagian besar terdiri dari glikoprotein, serta mengandung sejumlah kecil karbohidrat dan lemak.
Fungsi utama dari kutikula adalah sebagai pertahanan pertama bagi telur ayam, yang berperan penting dalam mencegah bakteri agar tidak dapat menembus cangkangnya. Ketebalan lapisan kutikula ini bisa bervariasi, tergantung pada usia dan jenis ayam yang bertelur.
Proses pencucian dapat menghilangkan kutikula
Pada dekade 1970-an, meningkatnya kekhawatiran mengenai penyakit yang ditularkan melalui makanan mendorong produsen telur di Amerika Serikat untuk menjadikan pencucian telur sebagai praktik yang umum.
Negara-negara lain seperti Kanada, Jepang, dan negara-negara Skandinavia juga mengikuti langkah ini, meskipun sebagian besar negara Eropa tidak melakukannya.
"Mencuci telur sebelum digunakan dapat membantu mengurangi risiko kontaminasi bakteri dari kotoran atau tanah yang menempel pada cangkang," jelas Bryan Quoc Le, PhD dalam ilmu pangan dan penulis buku "150 Food Science Questions Answered," kepada Popular Science.
Ia juga menambahkan, "Namun, mencuci telur memiliki konsekuensi: menghilangkan lapisan kutikula pelindung pada cangkangnya." Setelah lapisan kutikula tersebut hilang, telur menjadi lebih rentan terhadap bakteri, sehingga perlu disimpan dalam keadaan dingin untuk memperlambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.
Apakah aman menyimpan telur yang belum dicuci di luar kulkas?
"Secara teoritis, telur yang tidak dicuci dapat disimpan di suhu ruangan selama beberapa minggu tanpa terkontaminasi bakteri," kata Le. Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan: kutikula terkadang bisa rusak, Le menjelaskan. Jika lapisan pelindung ini terganggu, bakteri seperti Salmonella dapat masuk.
Deana Jones, seorang PhD di bidang ilmu unggas dan direktur pusat di US National Poultry Research Center, menyarankan agar telur disimpan di dalam kulkas, baik sudah dicuci maupun belum. "Salmonella dan patogen bawaan makanan lainnya tidak tumbuh dengan baik pada suhu di bawah 7°C (45°F)," katanya. Dengan menjaga suhu telur tetap dingin, risiko terkait keamanan pangan dapat berkurang secara signifikan.
Panduan resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) juga mendukung saran ini, yang merekomendasikan agar konsumen menyimpan telur dalam karton aslinya di dalam lemari es yang bersih dengan suhu 4°C (40°F) atau lebih rendah. Dengan mengikuti rekomendasi ini, kita dapat lebih memastikan bahwa telur yang kita konsumsi aman dari kontaminasi.
Apakah suhu dingin dalam kulkas memengaruhi kualitas telur?
Sejumlah orang merasa khawatir bahwa menyimpan telur di dalam kulkas dapat merusak kualitasnya. Namun, penelitian menunjukkan hal yang berbeda. Jones dan timnya telah melakukan studi mengenai bagaimana kualitas telur bertahan dalam berbagai kondisi penyimpanan.
Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa mendinginkan telur justru dapat menjaga kualitasnya. "Setelah 15 minggu penyimpanan dingin, telur yang didinginkan memiliki nilai kualitas kuning telur yang lebih baik daripada telur yang disimpan di suhu ruangan setelah kurang dari 24 jam penyimpanan."
Bagaimana dengan Telur yang Dimasak? Menurut FDA, disarankan agar telur rebus yang matang (baik dengan kulit maupun tanpa kulit) dikonsumsi dalam waktu satu minggu setelah dimasak. Selain itu, sisa hidangan yang berbahan dasar telur sebaiknya didinginkan dan dimakan dalam waktu tiga hingga empat hari untuk menjaga kesegarannya.
Simpan telur dengan cara yang aman
Jika Anda tinggal di Amerika Serikat, kemungkinan besar telur yang Anda beli di supermarket telah dicuci dan harus disimpan di dalam kulkas. Di sisi lain, di negara-negara seperti sebagian besar Uni Eropa, telur yang dijual tidak dicuci dapat disimpan dengan aman pada suhu ruangan selama beberapa minggu asalkan kutikulanya tetap utuh. Namun, penting untuk diingat bahwa lapisan pelindung ini bisa saja rusak tanpa Anda ketahui. Oleh karena itu, meskipun telur belum dicuci, tetap ada risiko kerusakan saat menyimpannya di luar kulkas.