Jangan Salah Pilih, Ini Ciri-Ciri Telur Segar yang Layak Konsumsi
Berikut adalah ciri-ciri telur yang masih segar serta telur yang sebaiknya dihindari saat membeli. Perhatikan bentuk dan kualitasnya dengan seksama.
Telur adalah sumber protein hewani yang mudah diakses dan terjangkau, serta dapat diolah menjadi berbagai hidangan.
Untuk memperoleh telur berkualitas, penting untuk selektif dalam memilihnya. Perhatikan ciri-ciri fisik telur yang baik.
"Telur yang oval sempurna, terasa berat saat dipegang, dan cangkangnya kuat menandakan telur tersebut baik dan segar," jelas Prof Niken Ulupi, Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University. Ketika telur berkualitas baik dipecahkan, isinya akan tampak kental.
Namun, Niken menekankan bahwa kondisi luar telur tidak selalu mencerminkan nilai gizi yang terkandung di dalamnya.
Dia juga mengingatkan agar tidak membeli telur dengan ujung yang terlalu runcing atau cangkang yang kasar, karena hal ini menunjukkan adanya masalah kesehatan pada induk ayam.
Selain itu, telur yang bersih secara alami mencerminkan manajemen peternakan yang baik.
"Kalau terlalu kotor, bisa jadi tempat menempelnya bakteri," tambah Niken, mengutip laman IPB pada Selasa, 3 Maret 2026.
Warna Cangkang, Pengaruhi Kualitas Telur?
Niken juga menjelaskan bahwa warna cangkang telur tidak menentukan kualitas gizinya. Menurutnya, perbedaan antara warna putih dan cokelat hanya disebabkan oleh pigmen alami ayam.
"Nilai gizi telur itu sudah ditentukan secara genetik. Selama telur terbentuk dengan baik, artinya kandungan gizinya sudah cukup," ungkapnya.
Menyimpan Telur di Suhu Tertentu
Beberapa orang berpendapat bahwa telur sebaiknya disimpan pada suhu ruang. Namun, ada juga yang berargumen bahwa penyimpanan di dalam kulkas lebih baik.
Jadi, mana yang lebih tepat? Menurut Niken, menyimpan telur dalam kulkas dapat memperpanjang masa simpan hingga satu bulan tanpa mengurangi kualitasnya.
"Pada suhu dingin, patogen akan 'tidur', sehingga perkembangan bakteri berhenti," jelasnya.
Di sisi lain, jika telur disimpan pada suhu ruang, sebaiknya tidak lebih dari tiga minggu. Selain itu, penting untuk menjauhkan telur dari sumber panas dan bahan dengan aroma yang kuat, karena telur sangat mudah menyerap bau.
Dengan cara ini, kita dapat menjaga kesegaran dan kualitas telur lebih baik.
Masak Telur Sampai Matang Sempurna
Ia juga menekankan pentingnya memasak telur hingga benar-benar matang untuk meminimalisir risiko terpapar bakteri seperti Salmonella atau E. coli.
"Kalau tubuh kita sedang sehat, paparan bakteri bisa diatasi. Tapi kalau imunitas sedang turun, risikonya meningkat," katanya.
Memastikan telur dimasak dengan baik adalah langkah yang bijak untuk menjaga kesehatan. Dengan cara ini, kita dapat mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi akibat bakteri yang berbahaya.