Google Maps Bantu Ungkap Kasus Pembunuhan Seorang Pria
Tak sengaja Google Maps merekam detik-detik pembunuhan seorang pria.
Sebuah gambar yang diambil oleh kamera Google Maps tidak sengaja menangkap momen mencurigakan. Seorang pria tampak membungkuk di atas bagian belakang mobil Rover merah yang berhenti di sebuah jalan sepi di Spanyol Utara, dengan hati-hati memasukkan karung putih besar ke dalam bagasi.
Gambar tersebut diambil di dusun Tajueco pada bulan Oktober dan kemudian muncul sebagai petunjuk penting yang bisa membantu polisi dalam penyelidikan yang berujung pada penangkapan dua orang terkait hilangnya seorang pria setahun sebelumnya.
Melansir dari The Guardian, Sabtu (21/12), awalnya, pada 23 November 2023, seorang pria asal Kuba yang tinggal di Soria, Spanyol, dilaporkan hilang oleh kerabatnya. Pria itu dikabarkan datang ke Soria untuk mencari wanita yang diduga pasangannya.
Setelah menerima beberapa pesan yang mencurigakan dari ponsel pria itu, yang menginformasikan bahwa dirinya akan meninggalkan Spanyol dan membuang ponselnya, kerabatnya merasa curiga dan melaporkannya ke polisi.
Setelahnya, penyelidikan mengarah pada mantan pasangan pria itu dan pria lain yang diduga terlibat hubungan dengannya. Bulan lalu, polisi menangkap keduanya dengan tuduhan keterlibatan dalam kematian dan hilangnya pria tersebut.
Beberapa minggu kemudian, tubuh yang diyakini milik pria yang hilang ditemukan di pemakaman sebuah dusun terdekat. Meski polisi tidak memberikan rincian lebih lanjut, mereka menyoroti peran gambar-gambar dari Google Maps dalam membantu mengungkap kasus ini.
"Salah satu petunjuk yang digunakan penyidik untuk memecahkan kejahatan tersebut, meskipun tidak meyakinkan, adalah gambar-gambar yang terdeteksi selama penyelidikan aplikasi pemetaan," kata polisi.
Beberapa tetangga di Tajueco, sebuah dusun kecil dengan 56 penduduk, mengaku juga sudah melihat gambar tersebut, tetapi mereka tidak terlalu menganggapnya penting.
"Kami tidak pernah membayangkan dia melakukan apa pun dan kami tidak berpikir apa-apa tentang itu," kata seorang warga, sementara yang lain menambahkan,
"Kami tidak menyangka bahwa di foto sepatu bot itu akan ada mayat."
Reporter magang: Nadya Nur Aulia