Cara IndiBiz Kuasai Pasar UKM, Ini yang Ditawarkan
Dari sebelas ekosistem yang ada, Indibiz mampu menggabungkan semua kebutuhan digitalisasi pelaku UKM dengan dukungan konektivitas yang handal dari Telkom.
Telkom, melalui Indibiz, bertekad untuk meningkatkan perekonomian Indonesia dengan melakukan transformasi dan percepatan digital bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) di berbagai wilayah.
Reni Yustiani, OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom, mengungkapkan bahwa perusahaan berencana memperkuat produk dan layanan Indibiz untuk memenuhi kebutuhan pelaku bisnis dari berbagai sektor di daerah.
"Maka dari itu, Telkom terus membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak dan menjadi orkestrator berbagai produk digital dan teknologi yang ada di Telkom Group," ujarnya dalam pemaparan business update Indibiz kepada media di Jakarta pada Jumat (7/2).
Reni juga menyampaikan bahwa Indibiz menawarkan 11 ekosistem solusi digital yang dikembangkan sejak 2015.
Dengan 11 sektor tersebut, Indibiz mampu memenuhi kebutuhan digitalisasi para pelaku UKM yang terintegrasi dengan konektivitas yang handal dari Telkom.
Langkah ini diambil untuk memperkuat posisi Indibiz sebagai penggerak pasar Business to Business (B2B) di Indonesia. Berikut adalah daftar lengkap ekosistem yang ditawarkan:
- Sektor pendidikan (Indibiz Sekolah)
- Sektor perhotelan (Indibiz Hotel)
- Sektor pertokoan (Indibiz Ruko)
- Sektor multifinance (Indibiz Multifinance)
- Sektor energi (Indibiz Energi)
- Sektor ekspedisi (Indibiz Ekspedisi)
- Sektor kesehatan (Indibiz Health)
- Sektor manufaktur (Indibiz Manufaktur)
- Sektor media & komunikasi (Indibiz Media dan Komunikasi)
- Sektor properti (Indibiz Properti)
- Sektor agrikultur (Indibiz Agrikultur)
Menurut Reni, penambahan ekosistem digital dan teknologi yang sebelumnya hanya tujuh kini menjadi 11 bertujuan untuk meningkatkan produktivitas bisnis UKM.
"Peningkatan produktivitas tersebut dilakukan melalui pemanfaatan teknologi dan solusi digital dalam memperluas akses pasar dan proses operasional sehingga menjadi lebih efektif, efisien, dan mempunyai nilai tambah," tegas Reni.