Bisnis Solusi Data Kian Melonjak, Synology Catat Pertumbuhan Pendapatan 400 Persen
Synology, mencatat pertumbuhan signifikan di pasar Indonesia dengan peningkatan pendapatan hingga 400 persen dalam lima tahun terakhir.
Peningkatan pesat adopsi teknologi digital di Indonesia mendorong lonjakan permintaan terhadap solusi penyimpanan dan perlindungan data.
Perusahaan teknologi asal Taiwan, Synology, mencatat pertumbuhan signifikan di pasar Indonesia dengan peningkatan pendapatan hingga 400 persen dalam lima tahun terakhir. Hal itu diakui Thachawan Chinchanakarn, Head of Southeast Asia Synology.
“Momentum digitalisasi di Indonesia terus mendorong meningkatnya permintaan akan solusi data yang lebih canggih,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/10).
Pertumbuhan kebutuhan tersebut, lanjut Thachawan, memperlihatkan bagaimana perusahaan di Indonesia semakin sadar akan pentingnya pengelolaan data yang aman dan efisien.
Tak hanya transformasi digital saja, namun sisi kepercayaan konsumen pun menjadi faktor yang tak kalah penting.
“Selama lima tahun terakhir, Synology terus mendapatkan kepercayaan dari berbagai sektor industri di Indonesia. Dengan hadirnya portofolio terbaru ini, pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan solusi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik mereka,” jelas Clara Hsu, Country Manager Synology Indonesia.
Meski begitu, mereka pun tak ingin terperdaya dengan keunggulannya di pasar. Dibutuhkan inovasi-inovasi baru untuk memperkuat cengkramannya di Indonesia.
Salah satunya dengan meluncurkan produk-produk baru yang menggabungkan efisiensi penyimpanan, perlindungan data, serta teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan enterprise.
Seperti ActiveProtect. Produk unggulan yang akan diluncurkan Synology pada awal tahun mendatang adalah Synology ActiveProtect, sistem backup cerdas berkapasitas hingga 140TB yang dirancang untuk mendukung perusahaan dengan banyak lokasi operasional.
Lalu, ada PAS7700. Media penyimpanan berbasis arsitektur NVMe yang ditujukan bagi kalangan enterprise. Produk ini mampu mencapai hingga 2 juta Input/Output Operations per second (IOPS) dan kecepatan transfer data 30 GB/s dengan latensi di bawah 1 milidetik.
Kemudian Synology Office Suite. Synology turut memperluas kapabilitas produknya melalui penyematan teknologi kecerdasan buatan (AI) di Synology Office Suite. Fitur-fitur barunya meliputi OCR (Optical Character Recognition), pencarian semantik, peringkasan otomatis, serta penerjemahan real-time.
Langkah ekspansi ini sejalan dengan meningkatnya volume data di Indonesia yang dipicu oleh pertumbuhan bisnis digital, layanan cloud, dan regulasi perlindungan data yang semakin ketat.
“Dengan strategi tersebut, Synology menargetkan untuk memperkuat kemitraan di berbagai sektor, termasuk finansial, pemerintahan, pendidikan, dan manufaktur, guna mendukung transformasi digital nasional yang berkelanjutan,” jelasnya.