Indonesia Jadi Target Ekspansi Industri Penyimpanan Data di Era Kecerdasan Buatan
Meningkatnya kebutuhan pemrosesan serta penyimpanan data dalam skala besar mendorong pelaku industri menghadirkan teknologi yang mampu mendukung performa.
Industri penyimpanan data global terus beradaptasi dengan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan ekonomi digital. Meningkatnya kebutuhan pemrosesan serta penyimpanan data dalam skala besar mendorong pelaku industri menghadirkan teknologi yang mampu mendukung performa komputasi tinggi, mulai dari perangkat AI, gaming, hingga produksi konten digital.
Perusahaan penyimpanan data global Lexar memperkenalkan strategi pengembangan teknologi penyimpanan berbasis kecerdasan buatan (AI) sekaligus memperkuat ekspansi pasar di Indonesia. Langkah tersebut disampaikan dalam agenda Jakarta Media and Content Creator Gathering yang digelar bertepatan dengan perayaan 30 tahun perjalanan perusahaan.
Dalam kegiatan tersebut, Lexar memaparkan arah pengembangan teknologi penyimpanan generasi baru yang dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi AI, gaming, hingga produksi konten digital yang terus berkembang. Perusahaan juga mengumumkan kemitraan global dengan Tim Nasional Argentina serta memperkenalkan produk penyimpanan terbaru untuk pasar Indonesia.
Sejak berdiri pada 1996, Lexar berkembang dari produsen kartu memori menjadi penyedia solusi penyimpanan data yang melayani kreator konten, profesional, gamer, dan pengguna perangkat digital di lebih dari 70 negara. Saat ini, perusahaan memiliki jaringan penjualan di enam benua dengan lebih dari 100.000 kanal distribusi.
Salah satu fokus utama yang diperkenalkan adalah konsep AI Storage Core, yakni fondasi teknologi penyimpanan yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan perangkat berbasis AI. Teknologi tersebut dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu performa tinggi, keandalan, dan fleksibilitas guna mendukung pemrosesan data yang semakin kompleks pada AI PC, kendaraan cerdas, hingga sistem robotik.
General Manager Lexar APAC, William Lu, mengatakan perkembangan AI mengubah cara data diproduksi, diproses, dan disimpan sehingga membutuhkan pendekatan baru dalam teknologi penyimpanan.
"Saat Lexar merayakan ulang tahunnya yang ke-30, kami tidak hanya melihat kembali apa yang telah kami bangun kami juga melangkah lebih cepat menuju masa depan. AI secara fundamental mengubah cara data diciptakan, diproses, dan disimpan, dan Lexar berkomitmen untuk berada di garis depan perubahan tersebut," kata William Lu dikutip Rabu (10/6).
Indonesia Target Pasar Strategis
Menurut dia, Indonesia menjadi salah satu pasar strategis dalam pengembangan bisnis perusahaan di kawasan Asia Pasifik karena memiliki komunitas kreator, gamer, dan pengguna teknologi yang terus berkembang.
Regional Sales Director Lexar APAC, Leanne Tsai, menilai Indonesia merupakan salah satu pasar digital dengan pertumbuhan paling menarik di Asia Tenggara.
"Indonesia merupakan salah satu pasar paling menarik di Asia Tenggara dengan populasi muda yang tumbuh bersama dunia digital dan menuntut performa serta keandalan terbaik," ujarnya.
Kemitraan Strategis
Selain memperkenalkan visi teknologi AI Storage Core, Lexar juga memperkenalkan SSD terbaru, PLAY X PCIe 4.0 NVMe SSD, yang ditujukan untuk kebutuhan gaming dan pemrosesan data berintensitas tinggi. Produk tersebut menawarkan kecepatan baca hingga 7.400 MB/s dan kecepatan tulis hingga 6.400 MB/s.
Melalui pengembangan teknologi baru serta kemitraan strategis di tingkat global, Lexar menargetkan penguatan posisinya di industri penyimpanan data yang semakin terdorong oleh kebutuhan AI, komputasi berperforma tinggi, dan ekonomi digital.