Albert Einstein atau Nikola Tesla, Siapa yang Paling Kaya?
Antara Albert Einstein dan Nikola Tesla, siapa yang sebenarnya paling kaya?
Albert Einstein dan Nikola Tesla, adalah dua ilmuwan jenius. Fisikawan yang karyanya bisa dirasakan umat manusia selama ini.
Beragam paten ia miliki. Einstein dikenal dengan teori relativitasnya. Teorinya itu hingga kini banyak dimanfaatkan oleh beragam kalangan.
Begitu juga dengan Nikola Tesla. Dia sebagaimana orang ketahui, merupakan ilmuwan ahli dibidang pengembangan arus bolak-balik (AC).
Tak hanya itu saja, banyak penemuan lainnya yang menjadi dasar teknologi modern. Dari motor induksi hingga transformator Tesla, kontribusinya sangat berpengaruh dalam kemajuan teknologi listrik di dunia.
Sebagaimana ilmuwan, tentu mereka memiliki kekayaan dari hasil inovasinya. Lalu, berapa banyak kekayaan yang dimiliki Einstein dan Tesla?
Angka-angka ini belum tentu 100 persen tepat. Ini hanyalah perkiraan seperti dikutip dari beragam sumber. Yang jelas, kekayaan Einstein dan Tesla berbeda pada saat kematiannya.
Albert Einstein
Albert Einstein diduga memiliki kekayaan bersih yang diperkirakan sekitar USD1,5 juta pada saat kematiannya pada tahun 1955.
Ini setara dengan sekitar USD14 juta dalam nilai uang saat ini setelah disesuaikan dengan inflasi.
Kekayaan ini termasuk royalti dari publikasi-publikasinya, honorarium dari ceramah-ceramahnya, dan investasi-investasi pribadi.
Sebagian besar kekayaannya serta aset intelektualnya diwariskan kepada Hebrew University di Jerusalem.
Nikola Tesla
Nikola Tesla, sebaliknya, meninggal dalam kondisi yang relatif miskin pada tahun 1943.
Meskipun kontribusinya yang besar terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi, Tesla tidak memiliki kemampuan bisnis yang baik dan membuat keputusan finansial yang buruk.
Pada akhir hidupnya, Tesla tinggal di Hotel New Yorker dengan dukungan finansial yang minim dari Westinghouse Electric serta beberapa fee konsultasi kecil.
Akibatnya, Tesla meninggal dengan banyak utang dan sedikit kekayaan.