Iran
-
Dunia •PBB: AS Terlibat Kejahatan Perang di IranSebagian besar korban serangan AS merupakan anak-anak.
-
Dunia •Biaya Perang Iran Membengkak, CBO Hitung Beban Anggaran AS dan DampaknyaCBO menyebut biaya perang Iran telah menekan anggaran AS dan memicu inflasi. Angkanya terus naik tiap bulan. Ini perincian temuan dan respons politiknya.
-
Dunia •Pesan ke AS, Iran Ajukan 7 Syarat Sebelum Selat Hormuz DibukaIran menetapkan tujuh syarat sebelum Selat Hormuz dibuka, menurut Tasnim. Pertemuan di Oman digelar, sementara konflik dengan AS belum reda.
-
Ekonomi •Dampak Perang Iran, Harga Solar di AS Tembus Rekor TertinggiHarga solar di AS mencapai rekor US$6/galon imbas perang di Iran dan Ukraina. Data AAA dan analis memaparkan dampaknya ke ekonomi. Simak penjelasannya.
-
Ekonomi •AS Bakal Sanksi Bank Besar Pekan Depan, Berkaitan dengan Tragedi 9/11AS akan mengumumkan sanksi untuk sebuah bank besar pada Senin. Identitasnya belum diungkap. Pernyataan ini disampaikan Scott Bessent terkait Iran.
-
Dunia •Trump Bicara Batas Waktu Perang dengan IranTrump menyebut Perang Iran akan berakhir usai midterm AS 3 November. Ia juga mengklaim 9 tanker Iran dilumpuhkan. Rubio menepis isu bantuan pihak luar.
-
Ekonomi •Kapan Harga Minyak Dunia Turun? Begini Kata Donald TrumpTrump menyebut harga minyak akan turun setelah pemilu paruh waktu AS. Ia mengaitkannya dengan ancaman nuklir Iran dan perang yang masih berlangsung.
-
Dunia •Operasi Dini Hari di Selat Hormuz, Iran Klaim Tangkap Drone Kapal Selam ASIran mengklaim IRGC menyita drone kapal selam AS di Selat Hormuz dalam operasi dini hari. Perangkat disebut canggih dan fotonya akan dipublikasikan.
-
Ekonomi •Konflik AS-Iran Masih Memanas, Harga Minyak Dunia Sentuh USD 100 per BarelHarga minyak dunia menembus US$100 di tengah konflik AS-Iran. Goldman Sachs melihat risiko kenaikan lebih lanjut. Ini skenario yang dipertimbangkan.
-
Dunia •Trump Cap Pengkritik Stok Amunisi 'Pengkhianat', Singgung Operasi di IranTrump menulis di Truth Social dan menyebut pengkritik stok amunisi AS sebagai 'pengkhianat'. Ia juga membeberkan klaim persediaan dan produksi senjata.
-
Dunia •Korsel akan Kerahkan Armada Militer ke Selat HormuzMiliter Korea Selatan mempersiapkan pengerahan ke Selat Hormuz, termasuk opsi armada dan dukungan. Keputusan akhir masih menunggu proses domestik.
-
Ekonomi •Tertinggi Sejak Perang Iran, 17 Juta Barel Minyak Melintasi Selat HormuzLebih dari 17 juta barel minyak diangkut melalui Selat Hormuz pada Senin, angka tertinggi sejak perang Iran dimulai.
-
Dunia •Putus Hubungan Diplomatik, Peru Soroti Sikap Iran dan Selat HormuzPeru memutus hubungan diplomatik dengan Iran. Alasan resmi mencakup isu demokrasi, gangguan Selat Hormuz sejak Maret, namun layanan konsuler tetap berjalan.
-
Dunia •Acara Pernikahan di Iran Jadi Sasaran Serangan AS, 4 Orang TewasSerangan tersebut terjadi di Desa Kuhestak, salah satu wilayah yang terdampak serangan AS di Iran.
-
Ekonomi •Iran Sebut Pejabat AS Manipulasi Pasar Energi Demi Keuntungan PribadiTuding pejabat AS mainkan harga energi, Menlu Iran sebut ada peran media dan kelompok pro-Israel di balik ketegangan pasar global.
-
Ekonomi •Skandal Pasar Energi, Menlu Iran Tuding AS dan Israel Sengaja Perpanjang PerangPemerintah AS yang memanfaatkan media untuk mempermainkan harga energi demi meraih keuntungan pribadi.
-
Ekonomi •Trump Umumkan Kesepakatan Minyak Besar dengan VenezuelaPresiden AS Donald Trump mengklaim telah mengamankan kendali atas 65 miliar barel cadangan minyak Venezuela. Langkah ini diambil di tengah gejolak harga energi
-
Dunia •Netanyahu Klaim Iran Pernah Berupaya Bunuh Salah Satu PutranyaPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim Iran pernah mencoba membunuh salah satu putranya, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.
-
Dunia •AS Luncurkan Kampanye Sanksi Ekonomi Terhadap Iran, Lima Sektor Vital Jadi SasaranAmerika Serikat meluncurkan kampanye sanksi ekonomi baru terhadap Iran, menargetkan lima sektor vital untuk memutuskan sumber pendapatan Teheran.
-
Dunia •AS Peringatkan China, Bisnis dengan Iran Bisa Kena SanksiKampanye yang diberi nama "Operation Economic Outcast" tersebut menyasar lima sektor utama ekonomi Iran.