Putus Hubungan Diplomatik, Peru Soroti Sikap Iran dan Selat Hormuz

Peru memutus hubungan diplomatik dengan Iran. Alasan resmi mencakup isu demokrasi, gangguan Selat Hormuz sejak Maret, namun layanan konsuler tetap berjalan.

Septian Deny
Oleh Septian Deny - Reporter
Putus Hubungan Diplomatik, Peru Soroti Sikap Iran dan Selat Hormuz
Presiden terpilih Peru Keiko Fujimori tiba di gedung Kongres menjelang pelantikannya di Lima, Selasa (28/7/2026). (Dok. AP/Miguel Paredes)

Peru memutus hubungan diplomatik dengan Iran di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Langkah ini diumumkan Kementerian Luar Negeri Peru, Rabu (2/9/2026), menurut Anadolu.

Pemerintah menyebut keputusan tersebut berlandaskan komitmen historis Peru terhadap perdamaian, penghormatan terhadap hukum internasional, dan pembelaan atas prinsip demokrasi.

Lima menegaskan keprihatinan yang kian besar terhadap kondisi di dalam negeri Iran. Sorotan itu mencakup tindakan represif terhadap demonstrasi damai, pembatasan kebebasan pers, diskriminasi terhadap perempuan dan anak perempuan, serta penganiayaan terhadap lawan politik.

Selain situasi internal Iran, Peru juga menyoroti gangguan terhadap perdagangan internasional melalui Selat Hormuz sejak Maret. Pemerintah menilai kondisi tersebut berpotensi memengaruhi harga energi dan rantai pasok global.

Peru turut menyatakan penolakan terhadap apa yang disebut sebagai hasutan terhadap kekerasan serta eskalasi konflik di Timur Tengah oleh Iran. Di sisi lain, pemerintah menyatakan keberatan atas tindakan Iran yang dinilai menghambat pekerjaan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Keputusan ini diambil saat ketegangan militer yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Saling serang antara kedua pihak disebut memperburuk ketidakstabilan regional dan menimbulkan kekhawatiran terhadap aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz.

Meski hubungan diplomatik diputus, Peru menegaskan hubungan konsuler dengan Iran tetap dipertahankan untuk melindungi kepentingan serta warga negara kedua pihak, sesuai ketentuan Konvensi Wina yang relevan.

Pemerintah Peru menyampaikan keputusan pemutusan hubungan ini melalui nota diplomatik yang dikirim lewat Kedutaan Iran di Ekuador, yang juga berfungsi sebagai perwakilan Iran untuk Peru.

Rekomendasi