AS Pakai AI ChatGPT untuk Operasi Militer, Ini Kegunaannya

Peluncuran ChatGPT Mil merupakan bagian dari implementasi kemitraan antara DOW dan OpenAI yang dimulai pada 2025.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
AS Pakai AI ChatGPT untuk Operasi Militer, Ini Kegunaannya
Tentara Amerika berdiri selama latihan bersama dengan Pasukan Demokrat Suriah di pedesaan Deir Ezzor di timur laut Suriah (8/12/2021). Puluhan tentara Amerika dan Pasukan Demokrat Suriah berpartisipasi dalam latihan bersama satu hari. (AP Photo/Baderkhan Ahmad)

Departemen Perang Amerika Serikat (DOW) mengumumkan peluncuran ChatGPT Mil, model kecerdasan buatan (AI) OpenAI yang dirancang untuk digunakan secara aman dalam lingkungan militer.

Dalam siaran pers pada Senin, DOW menyebut ChatGPT Mil kini tersedia melalui GenAI.mil, platform AI generatif utama yang digunakan departemen tersebut.

“Departemen Perang hari ini meluncurkan ChatGPT Mil dari OpenAI, menandai kemampuan AI generasi terbaru yang tersedia di GenAI.mil, platform AI generatif utama milik Departemen,” kata DOW.

Peluncuran ChatGPT Mil merupakan bagian dari implementasi kemitraan antara DOW dan OpenAI yang dimulai pada 2025.

DOW menyatakan ChatGPT Mil telah memperoleh otorisasi untuk memproses Controlled Unclassified Information (CUI) pada Impact Level 5 (IL5).

Otorisasi tersebut memungkinkan model digunakan untuk menangani informasi sensitif yang tidak diklasifikasikan dalam lingkungan militer.

Menurut DOW, penerapan ChatGPT Mil diharapkan membantu mempercepat pekerjaan rutin sehingga personel militer dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk tugas dan proyek yang membutuhkan perhatian lebih besar.

“Penerapan ini mempercepat tugas-tugas rutin dan membebaskan waktu untuk proyek yang lebih penting di seluruh Pasukan Gabungan,” kata departemen tersebut.

ChatGPT Mil akan menjadi bagian dari GenAI.mil bersama berbagai kemampuan AI lainnya. Integrasi tersebut dirancang untuk membentuk ekosistem AI dengan beragam model yang dapat dimanfaatkan personel militer untuk mendukung pelaksanaan tugas.

 

Grok Juga Diluncurkan

Pada hari yang sama, DOW mengumumkan peluncuran Grok untuk Pemerintah dari Starshield AI.

Model tersebut juga telah mendapatkan otorisasi CUI pada Impact Level 5 (IL5), sehingga dapat digunakan dalam lingkungan yang membutuhkan pengelolaan informasi sensitif.

“AI Grok Starshield untuk Pemerintah memungkinkan Pasukan Gabungan menjalankan misi dengan lebih cepat dan presisi dalam berbagai konteks operasional,” kata DOW.

DOW menyebut pemanfaatan Grok dapat mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari analisis riset pasar bagi personel pengadaan hingga pengelolaan rantai pasok oleh petugas logistik.

Peluncuran dua model AI tersebut menjadi bagian dari upaya Pentagon memperluas pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di lingkungan militer Amerika Serikat.

DOW menyatakan AI generasi terbaru akan terus dikembangkan dan diperluas penggunaannya sebagai “pengganda kekuatan” bagi seluruh Pasukan Gabungan Amerika Serikat.

Rekomendasi