Polisi Bongkar Jejak 340.000 Dolar Singapura Diduga Palsu

Polres Tangsel menyelidiki dugaan peredaran 340.000 Dolar Singapura palsu. Laporan masuk 3 Juli 2026, enam saksi diklarifikasi. Koordinasi lintas negara berjalan.

Pramita Tristiawati
Oleh Pramita Tristiawati - Reporter
Polisi Bongkar Jejak 340.000 Dolar Singapura Diduga Palsu
Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Boy Jumalolo melakukan cek urine di Mapolres Tangsel, Senin (23/2/2026). (Foto: Liputan6.com/Pramita Tristiawati).

Kepolisian Resor Tangerang Selatan menyelidiki dugaan peredaran 340.000 dolar Singapura yang diduga palsu, dengan nilai sekitar Rp 4,7 miliar.

Penanganan perkara mencakup dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan mata uang.

"Benar, Satreskrim Polres Tangerang Selatan sedang menangani kasus dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau pemalsuan mata uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 486 dan/atau Pasal 492 dan/atau Pasal 374 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo saat dikonfirmasi, Minggu (20/9/2026).

Kasus ini bermula dari laporan warga berinisial DM kepada Polda Metro Jaya pada 3 Juli 2026.

Dalam laporan tersebut, DM menyebut sejumlah pihak berinisial HJ, EAK, dan AN. Penanganan perkara kemudian dilimpahkan ke Polres Tangerang Selatan.

Penyidik telah memeriksa sejumlah orang yang dinilai mengetahui atau memiliki informasi terkait perkara, untuk mengungkap rangkaian kejadian serta mencocokkan keterangan dengan temuan di lapangan.

"Dalam proses penyelidikan ini kami sudah melakukan klarifikasi terhadap 6 orang saksi," jelas Boy.

Polri Minta Bantuan Singapura untuk Kasus Dolar Singapura Palsu

Boy menyebut penyidik masih mendalami keterangan pihak-pihak yang diduga berkaitan. Penyelidikan masih berjalan dan belum menyimpulkan siapa yang bertanggung jawab.

Untuk pendalaman informasi lintas negara, Polres Tangerang Selatan juga berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.

"Iya, berkoordinasi dengan Divhubinter Polri untuk mengirimkan surat kepada Kepolisian Singapura terkait status investigasi terhadap WNI yang berada di Singapura," kata Boy.

Rekomendasi