Ekonomi Indonesia

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Prabowo Heran Ekonomi Nasional Tumbuh tapi Rakyat Miskin Bertambah: Seolah Saya Dipukul di Ulu Hati

Presiden Prabowo Subianto mengaku heran pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh sebesar 5 persen, namun jumlah masyarakat miskin di Indonesia justru meningkat.

{{caption}}
Prabowo Minta Menteri Perbaiki Birokrasi Agar Iklim Usaha Baik: Jangan Pengusaha Diperas Terus

Prabowo menyampaikan izin usaha di Malaysia hanya membutuhkan waktu dua minggu, sedangkan Indonesia dapat mencapai dua tahun.

{{caption}}
Surya Paloh Yakin Rupiah Bangkit Usai Pemaparan Ekonomi Prabowo: Modal Kita Terakhir Optimisme Sendiri

Surya pun mengingatkan bahwa kebijakan ekonomi makro dan fiskal harus didukung dengan komitmen bersama.

{{caption}}
Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Pertalite dan Biosolar Stabil Hingga Akhir 2026

Kementerian ESDM menegaskan Harga BBM Subsidi jenis Pertalite dan Biosolar tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026, meski harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah bergejolak.

{{caption}}
IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif Awal Triwulan II 2026, Lampaui Target

IPC TPK mencatat pertumbuhan positif awal Triwulan II 2026, realisasi throughput mencapai 1,15 juta TEUs hingga April, naik 6,7 persen. Simak bagaimana IPC TPK capai ini di tengah tantangan global.

{{caption}}
Tarif Cukai Rokok 2027 Dipastikan Tetap, Kemenkeu Fokus Digitalisasi Pengawasan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tarif cukai rokok tidak akan berubah pada 2027. Kebijakan ini bertujuan menjaga stabilitas industri dan memperkuat pengawasan digital penerimaan negara dari sektor hasil tembakau.

{{caption}}
Kendalikan Inflasi, Wamendagri Akhmad Wiyagus Buka Gerakan Pangan Murah di NTB

Wiyagus menyapa langsung warga Lombok yang hendak membeli berbagai kebutuhan pangan, seperti beras, telur, bawang, sayuran.

{{caption}}
Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

Capaian inflasi Indonesia saat ini masih tergolong sangat terkendali jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain yang menghadapi tekanan inflasi ekstrem.

{{caption}}
Pendapatan GBK 2025 Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Rp812 Miliar

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mencatat Pendapatan GBK 2025 sebesar Rp812 miliar, menjadi capaian tertinggi dalam 63 tahun sejarahnya. Penasaran bagaimana GBK meraih rekor ini?

{{caption}}
Pendapatan GBK 2025 Capai Rp812 Miliar, Rekor Tertinggi dalam Sejarah Kelola Aset Negara

Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) mencetak rekor Pendapatan GBK 2025 sebesar Rp812 miliar, menandai optimalisasi aset negara yang signifikan dan berkelanjutan.