Makanan Lebaran yang Harus Dihindari Saat Diet Defisit Kalori, Biar Nggak Gagal Langsing
Ini 5 jenis makanan Lebaran tinggi lemak, gula, dan karbohidrat olahan yang sebaiknya dihindari saat diet defisit kalori agar berat badan tetap terjaga.
Lebaran adalah momen yang selalu identik dengan makanan lezat dan menggugah selera. Ketupat, opor ayam, rendang, hingga kue kering berjejer menggoda di meja makan. Tapi, buat kamu yang lagi menjalani diet defisit kalori, perlu ekstra hati-hati! Salah pilih makanan, bisa-bisa usaha diet selama bulan puasa jadi sia-sia.
Biar tetap on track dan nggak kalap saat lebaran, yuk simak daftar makanan lebaran yang harus dihindari saat diet defisit kalori!
Kenapa Harus Hati-Hati Makan Saat Lebaran?
Diet defisit kalori berarti mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dibakar tubuh, sehingga bisa menurunkan berat badan. Sayangnya, makanan khas lebaran sering kali tinggi kalori, lemak, dan gula. Kalau nggak kontrol, dalam sehari aja kamu bisa kelebihan ratusan hingga ribuan kalori!
Contohnya, satu porsi opor ayam (dengan santan kental dan kulit ayam) bisa mencapai 500-600 kalori, sedangkan 3 buah kue nastar kecil saja sudah mengandung 200 kalori. Kalau makan tanpa batas, defisit kalorimu bisa berantakan dalam sekejap. Jadi, makanan apa saja yang perlu dihindari? Simak daftarnya di bawah ini!
1. Opor Ayam
Siapa yang bisa menolak gurihnya opor ayam dengan kuah santan kental? Sayangnya, opor ayam adalah salah satu makanan tinggi kalori dan lemak yang sebaiknya dihindari saat diet defisit kalori.
Fakta Gizi:
✔ Satu porsi opor ayam (tanpa nasi) = 500-600 kalori.
✔ Mengandung santan yang tinggi lemak jenuh.
✔ Bisa bikin kolesterol naik kalau dikonsumsi berlebihan.
Alternatif Sehat:
1. Pilih ayam tanpa kulit dan kurangi kuah santannya.
2. Ganti santan dengan susu rendah lemak atau santan encer.
2. Rendang
Rendang memang super enak, tapi juga super tinggi kalori! Proses memasaknya menggunakan banyak santan dan minyak, plus daging sapi yang mengandung lemak tinggi.
Fakta Gizi:
✔ 1 potong rendang ukuran sedang = 300-400 kalori
✔ Lemak jenuh tinggi dari daging sapi dan santan
✔ Bisa bikin berat badan naik cepat kalau dikonsumsi berlebihan
Alternatif Sehat:
1. Batasi konsumsi rendang maksimal 1 potong kecil.
2. Pilih daging tanpa lemak atau ganti dengan ayam tanpa kulit.
3. Ketupat dan Lontong
Ketupat dan lontong memang terlihat lebih sehat daripada nasi putih karena lebih padat dan mengenyangkan. Tapi, tetap aja keduanya adalah karbohidrat tinggi yang bisa cepat menaikkan kadar gula darah jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Fakta Gizi:
✔ 1 porsi ketupat (200 gram) = 150-200 kalori
✔ Jika ditambah opor ayam dan rendang, bisa mencapai 800 kalori lebih!
Alternatif Sehat:
1. Makan dalam porsi kecil, jangan lebih dari 1 potong ketupat.
2. Ganti dengan nasi merah atau quinoa yang lebih tinggi serat.
4. Kue Kering (Nastar, Kastengel, Putri Salju)
Kue kering adalah camilan wajib saat lebaran. Tapi jangan salah, meskipun kecil, kue ini tinggi kalori, gula, dan lemak dari mentega serta keju.
Fakta Gizi:
✔ 3 buah nastar kecil = 200 kalori
✔ 3 kastengel kecil = 150 kalori
✔ 3 putri salju = 180 kalori
Makan beberapa butir aja udah setara satu porsi nasi! Kalau nggak dikontrol, bisa bikin defisit kalori gagal total.
Alternatif Sehat:
1. Pilih kue kering rendah gula dan mentega.
2. Batasi maksimal 1-2 kue per hari.
5. Minuman Manis (Sirup, Es Campur, Es Buah, Soda)
Setelah makan besar, biasanya minuman manis seperti sirup atau es buah jadi pilihan untuk menyegarkan tenggorokan. Tapi hati-hati, minuman manis adalah penyumbang kalori terbesar yang sering disepelekan.
Fakta Gizi:
✔ 1 gelas sirup = 150-200 kalori
✔ 1 mangkok es buah dengan susu kental manis = 250-300 kalori
✔ Minuman bersoda = 200 kalori
Karena bentuknya cair, kalori dari minuman ini lebih cepat diserap tubuh dan bisa menyebabkan kenaikan berat badan lebih cepat.
Alternatif Sehat:
1. Minum air putih, infused water, atau teh tanpa gula.
2. Batasi minuman manis maksimal 1 gelas per hari.
6. Gorengan (Martabak, Risol, Pastel, Bakwan, Samosa)
Makanan gorengan seperti martabak, pastel, atau bakwan memang enak banget buat camilan lebaran. Tapi sayangnya, gorengan mengandung lemak trans tinggi yang bisa bikin kolesterol naik dan berat badan melonjak.
Fakta Gizi:
✔ 1 buah martabak kecil = 250-300 kalori
✔ 1 pastel = 200 kalori
✔ 1 bakwan = 150-200 kalori
Alternatif Sehat:
1. Pilih camilan rebus atau panggang seperti tahu kukus atau ubi rebus.
2. Batasi gorengan maksimal 1 buah per hari.
Tips Tetap Diet Saat Lebaran
Kalau kamu tetap ingin menikmati makanan lebaran tanpa khawatir gagal diet, coba ikuti beberapa tips ini:
1. Makan dalam porsi kecil – Jangan kalap, ambil secukupnya aja!
2. Pilih menu yang lebih sehat – Kurangi santan, minyak, dan gula berlebih.
3. Perbanyak sayur dan protein tanpa lemak – Supaya tetap kenyang lebih lama.
4. Minum air putih sebelum makan – Biar nggak mudah lapar dan kalap makan.
5. Tetap bergerak dan olahraga ringan – Supaya kalori yang masuk tetap terbakar.
Lebaran memang penuh dengan makanan lezat yang menggoda. Tapi kalau kamu lagi menjalani diet defisit kalori, ada baiknya menghindari makanan tinggi kalori, lemak, dan gula seperti opor ayam, rendang, kue kering, dan minuman manis.
Bukan berarti nggak boleh makan sama sekali, tapi harus dibatasi porsinya! Dengan memilih makanan yang lebih sehat dan tetap menjaga pola makan, kamu bisa tetap menikmati lebaran tanpa harus khawatir diet gagal. Jadi, siap menikmati lebaran dengan tetap sehat dan on track? Selamat merayakan lebaran dan tetap jaga pola makan ya!