Pentingnya Kendalikan Makanan Lebaran: Guru Besar Gizi UI Ingatkan Bahaya Makan Berlebihan
Guru Besar Gizi UI, Prof. Sandra Fikawati, mengingatkan masyarakat untuk kendalikan makanan Lebaran agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan akibat konsumsi berlebihan. Jangan sampai momen kebersamaan justru mengorbankan kesehatan Anda!
Momen Lebaran selalu identik dengan hidangan lezat dan kebersamaan keluarga. Namun, di balik kemeriahan tersebut, ada peringatan penting dari pakar gizi mengenai potensi bahaya kesehatan jika tidak bijak dalam mengonsumsi makanan.
Guru Besar Departemen Gizi Universitas Indonesia (UI), Prof. Sandra Fikawati, secara tegas mengingatkan bahwa kebiasaan makan berlebihan saat Lebaran dapat memicu berbagai gangguan kesehatan yang tidak diinginkan. Pengendalian porsi menjadi kunci utama untuk tetap menikmati hidangan tanpa mengorbankan kondisi tubuh.
Prof. Sandra menekankan bahwa keinginan untuk mencicipi semua hidangan yang tersedia seringkali membuat porsi makan menjadi tidak terkontrol. Hal ini berpotensi membebani sistem pencernaan dan menimbulkan beragam keluhan kesehatan.
Dampak Kesehatan Akibat Konsumsi Berlebihan
Konsumsi makanan berlemak dan bersantan dalam jumlah besar, seperti opor ayam atau gulai, dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras dari biasanya. Akibatnya, keluhan seperti perut kembung, mual, sakit perut, hingga diare atau sembelit bisa saja terjadi.
Tidak hanya itu, kue kering dan minuman manis yang kerap disajikan saat Lebaran juga perlu diwaspadai. Jika dikonsumsi secara berlebihan, keduanya dapat memicu lonjakan gula darah yang signifikan. Kondisi ini sangat berbahaya, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki risiko tinggi terhadap penyakit tersebut.
Lebih lanjut, makanan tinggi lemak dan garam dapat berkontribusi pada peningkatan kadar kolesterol dan tekanan darah. Hal ini secara langsung meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Asupan kalori berlebih juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak diinginkan, serta membuat tubuh mudah merasa lelah dan mengantuk.
Strategi Menikmati Hidangan Lebaran dengan Bijak
Meskipun demikian, menikmati hidangan Lebaran tidak berarti harus mengorbankan kesehatan. Kuncinya terletak pada menjaga keseimbangan dalam pola makan. Hidangan khas Idul Fitri seperti ketupat, opor ayam, gulai, atau rendang tetap dapat dinikmati, asalkan dalam porsi yang wajar dan terkontrol.
Prof. Sandra Fikawati menyarankan beberapa tips praktis. Ambil makanan secukupnya, batasi konsumsi kue kering dan minuman manis, serta perbanyak asupan buah dan sayur. Cara ini tidak hanya membantu menjaga kesehatan pencernaan, tetapi juga membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi keinginan untuk makan berlebihan.
Selain mengatur porsi makan, penting juga untuk mencukupi kebutuhan air putih agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Makan secara perlahan juga dianjurkan agar tubuh memiliki waktu untuk mengenali rasa kenyang. Terakhir, tetap lakukan aktivitas fisik ringan, seperti berjalan kaki, untuk menjaga kebugaran dan keseimbangan energi tubuh. Dengan demikian, Lebaran dapat dirayakan bersama keluarga dalam kondisi tubuh yang sehat dan bugar.
Sumber: AntaraNews