Jaga Tulang dan Jantung Sehat, Ini Empat Manfaat Susu Kedelai
Susu kedelai adalah minuman berbasis nabati yang banyak dipilih sebagai pengganti susu sapi. Terdapat empat manfaat kesehatan dari susu kedelai.
Susu kedelai adalah minuman nabati yang semakin banyak diminati sebagai pengganti susu sapi. Dibuat dari biji kedelai, saat ini banyak produsen yang menambahkan berbagai nutrisi penting seperti kalsium, serta vitamin A, B12, dan D ke dalam produk mereka.
Secara alami, susu kedelai juga kaya akan magnesium, folat, dan vitamin B6. Menurut Julieanna Hever, RDN, seorang ahli gizi yang berfokus pada diet nabati, susu kedelai mengandung asam lemak omega-3 esensial, serta flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi, serta dapat melindungi kesehatan jantung (kardioprotektif).
Susu kedelai merupakan pilihan yang sangat baik bagi mereka yang memiliki alergi terhadap susu sapi atau intoleransi laktosa, yaitu kondisi di mana tubuh tidak mampu mencerna laktosa, yang merupakan gula alami dalam susu sapi.
Namun, kandungan kalori dan gula tambahan dalam susu kedelai dapat bervariasi tergantung pada merek produk. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu memeriksa label kemasan sebelum membeli.
Berikut adalah informasi nutrisi yang terdapat dalam satu cangkir susu kedelai tanpa pemanis. Melansir dari Everyday Health, Senin (19/1/2026), berikut adalah rincian kandungan nutrisinya:
- Protein: 8,7 g
- Lemak: 5 g
- Karbohidrat: 3 g
- Kalsium: 246 mg
- Kalium: 386 mg
- Zat Besi: 1,3 mg
- Natrium: 83 mg
- Vitamin D: 40 unit internasional
- Vitamin A: 142 mg
Menurunkan Risiko Kanker Payudara
Berdasarkan berbagai penelitian, mengonsumsi susu kedelai ternyata memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh.
1. Menurunkan Risiko Kanker Payudara Sebuah meta-analisis mengungkapkan bahwa isoflavon yang terdapat dalam kedelai mampu menurunkan kemungkinan terjadinya kanker payudara, terutama bagi para penyintas yang telah mengalami menopause dan mengonsumsi sekitar 60 mg kedelai setiap harinya.
2. Menjaga Kesehatan Jantung Kandungan fitoestrogen dalam bentuk isoflavon diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah serta kolesterol LDL (kolesterol jahat). Meskipun demikian, efektivitas langsung dari manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Mencegah terjadinya osteoporosis
Isoflavon berfungsi untuk menghambat proses resorpsi tulang, yang merupakan pemecahan jaringan tulang. Hal ini sangat penting dalam menjaga kepadatan tulang, terutama bagi wanita yang berada di masa menjelang atau setelah menopause.
4. Efek Anti-inflamasi Kandungan genistein yang terdapat dalam kedelai memiliki sifat anti-peradangan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi susu kedelai dapat mengurangi kadar protein penyebab inflamasi, seperti protein C-reaktif.
Tidak Cocok untuk Orang yang Alergi Susu Kedelai Meskipun susu kedelai memiliki banyak manfaat, terdapat beberapa kondisi yang perlu diperhatikan. Individu yang memiliki alergi terhadap kedelai sebaiknya menghindari konsumsi susu kedelai. Selain itu, orang yang mengonsumsi obat pengganti hormon tiroid untuk mengatasi hipotiroidisme juga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi susu kedelai. Sebaiknya, berikan jeda minimal satu jam setelah mengonsumsi obat sebelum menikmati produk berbahan dasar kedelai.