Advertisement
Seksolog Indonesia, dr. Boyke Dian Nugraha, menyarankan agar pasangan suami-istri melakukan hubungan seks dalam tempo dua hingga tiga kali seminggu, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan riwayat produktivitas pasangan.
Advertisement
Terkait frekuensi berhubungan seks, dr. Boyke menjelaskan, "Tergantung daripada usia, kalau mau normalnya seminggu dua kali, tiga kali." Ini menekankan pentingnya memahami dan menyesuaikan frekuensi seks sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing pasangan.
Advertisement
Advertisement
Menurutnya, berhubungan seks bukan hanya tentang penetrasi, melainkan melibatkan serangkaian tahapan yang mendukung kesehatan seksual dan kepuasan kedua pasangan.
Advertisement
Fase pertama, foreplay, merupakan langkah penting sebelum penetrasi. Dr. Boyke menyarankan agar foreplay dilakukan dengan durasi minimal 5 hingga 10 menit.
Hal ini bertujuan untuk menciptakan reaksi fisik, seperti ereksi pada penis dan perlendiran vagina. Rangsangan seksual yang adekuat membuka pintu menuju fase berikutnya, yaitu penetrasi.
Advertisement
Durasi penetrasi yang normal berkisar antara 5 hingga 12 menit. Dr. Boyke menjelaskan bahwa kurang dari 3 menit atau kurang dari 20 tusukan dapat dianggap ejakulasi dini, sementara 3-5 menit dianggap normal. Pada fase penetrasi, idealnya, pasangan suami-istri mengalami orgasme bersama, dan pria dapat memperlama ritme penetrasi untuk meningkatkan kepuasan.
Advertisement
Fase orgasme adalah puncak dari hubungan seksual. Dr. Boyke menekankan pentingnya pria mempertahankan kekerasan dan ketahanan penis selama penetrasi.
Durasi penetrasi yang diperpanjang dapat meningkatkan kemungkinan wanita mencapai orgasme. Namun, orgasme bukanlah akhir dari sesi bercinta.
Advertisement
Advertisement
Setelah orgasme, pembuluh darah melebar, kulit menjadi lebih sensitif, dan untuk mencapai kualitas hubungan seksual yang baik, perlu dilakukan ciuman, pelukan, dan kebersihan diri.
Advertisement
Foreplay bukan hanya pendahuluan menuju penetrasi, tetapi juga kunci untuk hubungan intim yang berkualitas. Sesi foreplay dapat meningkatkan kepercayaan, keintiman, dan kegembiraan antara pasangan. Meskipun tantangannya tidak mudah, ada beberapa trik foreplay yang dapat membuat sesi hubungan intim lebih kreatif dan memuaskan.
Advertisement
1. Ganti Rutinitas dengan Foreplay
Mengubah lokasi hubungan intim, seperti mencoba foreplay di tempat lain selain kamar tidur, dapat menambah elemen kejutan dan sensualitas.
2. Putar Ulang Momen yang Penuh Gairah
Menciptakan kembali kenangan indah bersama pasangan dengan memulai sesi foreplay seperti malam-malam sebelumnya yang penuh gairah.
3. Mulai dengan Percakapan Seksi
Memulai percakapan seksi dapat membantu membangun suasana yang menggairahkan sebelum masuk ke fase foreplay.
Advertisement
5. Bermesraan Sambil Mendengarkan Lagu
Mendengarkan lagu yang pas dapat menambah sensasi dan keintiman saat sesi foreplay.
Advertisement
7. Variasi adalah Kunci
Menggantikan rutinitas dengan variasi, baik dalam situasi, suasana, atau posisi intim, dapat meningkatkan gairah dan memperpanjang kehidupan intim.
Advertisement
Advertisement