Wali Kota Batam Ungkap Manfaat TMMD: Jalan 1,5 KM Ubah Hidup Warga, Bebas Becek dan Debu!
Wali Kota Batam Amsakar Achmad membeberkan manfaat TMMD di Batam, di mana pembangunan jalan sepanjang 1,5 KM telah mengubah kondisi warga. Simak selengkapnya!
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 di Kota Batam, Kepulauan Riau, telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat setempat. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan bahwa warga merespons antusias pembangunan jalan sepanjang 1,5 kilometer yang merupakan bagian dari program ini. Pembangunan infrastruktur krusial ini berhasil mengatasi berbagai kendala mobilitas yang sebelumnya dihadapi penduduk.
Sebelum adanya program TMMD, warga di Kavling Sambau IV, Nongsa, Batam, seringkali harus melintasi jalanan becek saat musim hujan dan berdebu ketika kemarau. Kondisi ini menyulitkan aktivitas sehari-hari, termasuk bagi anak-anak yang hendak pergi ke sekolah. Kini, setelah jalan tersebut disemenisasi, akses menjadi jauh lebih lancar dan aman.
Amsakar Achmad menegaskan bahwa substansi utama TMMD adalah membuka akses dan memperkecil kesenjangan antara wilayah yang sudah berkembang dengan desa yang masih dalam tahap pengembangan di Kota Batam. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan program percepatan pembangunan ini.
Dampak Nyata Pembangunan Jalan bagi Warga Batam
Pembangunan jalan sepanjang 1,5 kilometer melalui program TMMD Ke-125 di Batam telah mengubah drastis kehidupan ratusan kepala keluarga di Kavling Sambau IV. Maria (32), salah satu warga, mengungkapkan rasa syukurnya karena jalan yang dulunya tanah dan licin saat hujan kini sudah disemen. Ia menceritakan bagaimana sebelumnya seringkali ibu-ibu terjatuh saat mengantar anak sekolah, bahkan menyebabkan anak tidak bisa masuk sekolah.
Ketua RT 3, RW 13 Kavling Sambau IV, Muhammad Erwin, menambahkan bahwa 165 kepala keluarga dengan 400 jiwa di wilayahnya merasakan langsung manfaat dari program ini. Warga yang sebagian besar merupakan pindahan akibat pembangunan di Kota Batam dan telah menempati kawasan tersebut sejak 2018, kini bisa keluar masuk pemukiman dengan nyaman. Jalan yang sebelumnya berdebu saat kemarau dan licin saat hujan kini sudah tidak menjadi masalah.
Erwin menyebut TMMD ini sebagai "vitamin" bagi warganya, menandakan betapa vitalnya pembangunan akses jalan ini. Kondisi jalan yang memadai sangat mendukung tugas rutin para Ketua RT ke pemerintahan serta kelancaran warga mengantar anak-anak ke sekolah. Manfaat TMMD Batam ini benar-benar dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Sinergi TNI-Polri-Pemda dalam Percepatan Pembangunan
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah sebagai fondasi utama dalam melaksanakan percepatan pembangunan. Program TMMD menjadi salah satu wujud nyata dari ikhtiar Pemerintah Kota Batam untuk mewujudkan pembangunan yang merata. Setiap tahun, kerja sama dalam program TNI Manunggal Membangun Desa ini selalu berjalan dengan sangat baik di Batam.
Komandan Korem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Herqutanto menjelaskan bahwa TMMD dilaksanakan setiap triwulan setiap tahun di Kepulauan Riau. Selain Batam, program serupa juga telah terlaksana di Natuna dan Karimun, serta akan berlanjut di Kota Tanjungpinang untuk triwulan keempat. Hal ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam membantu pemerintah daerah.
Brigjen TNI Bambang Herqutanto menambahkan bahwa program TMMD ini adalah bagian dari upaya membantu pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah yang masih tertinggal, terutama di kawasan pinggiran kota. Keberadaan TMMD diharapkan dapat mengurangi kesenjangan infrastruktur dan sosial ekonomi di daerah-daerah tersebut.
Cakupan Program TMMD Ke-125 di Batam
Program TMMD Ke-125 di Batam, yang berlangsung dari 23 Juli hingga 21 Agustus, tidak hanya fokus pada pembangunan jalan. Selain semenisasi jalan sepanjang 1,5 kilometer, program ini juga mencakup pembangunan gorong-gorong sepanjang 50 meter. Pembangunan fisik ini bertujuan untuk meningkatkan drainase dan mencegah genangan air di area pemukiman.
Tidak hanya aspek fisik, TMMD juga menyelenggarakan berbagai kegiatan pembangunan non-fisik yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kesehatan, pencegahan stunting, pencegahan narkoba, dan program Keluarga Berencana (KB). Inisiatif non-fisik ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan sosial warga.
Kehadiran Komandan Korem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Herqutanto dan Komandan Kodim 0316/Kota Batam Letkol Arh. Yan Eka pada acara penutupan TMMD Ke-125 menegaskan komitmen dan dukungan penuh dari jajaran TNI terhadap program ini. Kesuksesan TMMD di Batam menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews