Pamit dari Kodam Merdeka, Mayjen Suhardi Tegaskan Integritas dan Soliditas Prajurit
Mayjen Suhardi menyampaikan pesan penting tentang integritas dan profesionalisme kepada prajurit Kodam XIII/Merdeka saat berpamitan di Manado, menekankan soliditas dan loyalitas dalam pengabdian.
Mayjen Suhardi memberikan pesan mendalam kepada seluruh prajurit Kodam XIII/Merdeka saat acara penyerahan personel dan alutsista di Manado. Momen ini menandai perpisahannya dari jabatan Pangdam XIII/Merdeka. Beliau menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan inovasi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dalam sambutannya pada Sabtu (14/12), Suhardi mengingatkan prajurit untuk senantiasa mengambil momentum guna berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara. Pesan ini sejalan dengan arahan yang pernah diterimanya dari Panglima TNI. Hal ini bertujuan untuk memastikan pengabdian yang maksimal.
Beliau juga menegaskan perlunya menjaga soliditas dan loyalitas satuan agar rantai komando dapat berjalan dengan efektif. Peningkatan disiplin, kemampuan, serta moral prajurit menjadi fokus utama. Ini semua demi kehormatan dalam menjalankan setiap tugas yang diberikan.
Menjunjung Tinggi Integritas dan Profesionalisme Prajurit
Mayjen Suhardi secara tegas mengingatkan setiap prajurit Kodam XIII/Merdeka untuk selalu menjunjung tinggi integritas. Profesionalisme harus menjadi landasan utama dalam setiap tindakan. Inovasi juga diperlukan untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
"Saya perlu juga sampaikan apa yang pernah saya dapat dari Panglima TNI, yaitu para prajurit harus selalu mengambil momentum untuk berbuat yang terbaik dalam pengabdian kepada bangsa dan negara," kata Suhardi. Kutipan ini menggarisbawahi pentingnya dedikasi. Setiap prajurit diharapkan dapat memberikan kontribusi optimal.
Pesan ini bertujuan untuk membentuk prajurit yang tidak hanya cakap secara militer. Mereka juga harus memiliki karakter kuat dan etika tinggi. Integritas adalah fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik. Profesionalisme memastikan setiap tugas terlaksana dengan standar tertinggi.
Soliditas Satuan dan Pesan Moral Jenderal Sudirman
Selain integritas, Mayjen Suhardi juga menekankan pentingnya soliditas dan loyalitas di dalam satuan. Prajurit harus memastikan rantai komando berjalan dengan baik dan efektif. Hal ini krusial untuk menjaga stabilitas dan efisiensi operasional.
Beliau mengutip pesan moral dari Jenderal Sudirman yang legendaris. "Janganlah kamu berbuat seperti sapu yang meninggalkan ikatannya. Sebatang lidi tidak berarti apa-apa, tetapi dalam ikatan sapu akan dapat menyapu segala-galanya." Pesan ini mengingatkan akan kekuatan persatuan.
Dengan semangat pesan moral Jenderal Sudirman, Suhardi berharap prajurit Kodam XIII/Merdeka dapat terus bersatu. Kehormatan satuan ada di pundak setiap prajurit. Oleh karena itu, nama baik Kodam XIII/Merdeka harus selalu dijaga di mana pun mereka bertugas.
Harapan untuk Prajurit Jaya Sakti dan Permohonan Maaf
Mayjen Suhardi berharap agar prajurit Kodam XIII/Merdeka terus menjadi prajurit Jaya Sakti yang sejati. Mereka harus memiliki sifat prima, profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Prajurit yang dicintai rakyat adalah tujuan akhir dari pengabdian.
"Prajurit mendapatkan tugas adalah kehormatan. Jawabannya adalah laksanakan tugas dengan baik, berhasil dan misi tercapai serta memelihara hubungan baik dengan rakyat karena TNI kuat bersama rakyat," tambahnya. Ini menegaskan hubungan erat antara TNI dan masyarakat.
Mengakhiri masa jabatannya yang kurang lebih satu tahun kurang 17 hari, Mayjen Suhardi menyampaikan permohonan maaf. Beliau memohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan selama kepemimpinannya. Suhardi beserta keluarga juga memohon doa restu untuk tugas pengabdian selanjutnya di Mabes TNI.
Sumber: AntaraNews