Menteri Hukum Supratman Belum Terima Data Resmi Dua Kubu PPP
“Saya belum dapat datanya, belum tahu apa yang terjadi di PPP,” kata Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas.
Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas, mengaku hingga kini belum menerima laporan resmi terkait dugaan dualisme kepemimpinan di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Saya belum dapat datanya, belum tahu apa yang terjadi di PPP,” kata Supratman saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (28/9).
Pemerintah Tunggu Verifikasi
Supratman menegaskan, pihaknya akan memverifikasi data dari kedua belah pihak sebelum menentukan sikap pemerintah.
“Kita lihat semuanya, karena kedua-duanya belum ada yang apa ya, baru saya baca di berita dan sama sekali belum tahu perkembangan terakhir seperti apa. Prinsipnya kalau Kementerian Hukum pasti akan melakukan penelitian sesuai dengan mekanisme anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai,” tegasnya.
Ia menambahkan, proses verifikasi membutuhkan waktu dan tidak perlu dilakukan secara terburu-buru.
“Iya kan ada di undang-undang ditentukan, masih lama lah ya. Karena kita pasti memberikan pelayanan yang terbaik bagi pendaftaran partai politik,” pungkasnya.
Dualisme PPP
Sebelumnya, dua nama yakni Mardiono dan Agus Suparmanto sama-sama mengklaim terpilih sebagai Ketua Umum PPP secara aklamasi.
Situasi ini memunculkan dugaan adanya dualisme kepemimpinan di internal partai berlambang Ka’bah tersebut.