LKBB-PB Pembentuk Karakter Generasi Muda, MPR: Tumbuhkan Disiplin dan Persatuan Bangsa
Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) disebut MPR sebagai wahana penting pembentuk karakter generasi muda. Kegiatan ini menanamkan nilai disiplin, kesetiaan, dan persatuan.
Inspektur Sekretariat Jenderal MPR RI, Anies Mayangsari Muninggar, menegaskan bahwa Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) merupakan wahana strategis untuk membentuk karakter generasi muda Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam pembukaan LKBB-PB 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangkaraya, Sabtu (6/6).
Melalui kegiatan baris berbaris dan pengibaran bendera, para pelajar SMA/SMK sederajat diajak mempraktikkan nilai-nilai luhur kebangsaan. Ini termasuk disiplin, kesetiaan pada negara, serta semangat persatuan dan gotong royong yang kuat.
Anies mengajak seluruh peserta untuk menjadikan lomba ini sebagai momentum penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Hal ini sangat relevan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang menjadi kekayaan Indonesia.
Peran LKBB-PB dalam Pembentukan Karakter Kebangsaan
Anies Mayangsari Muninggar menekankan bahwa setiap gerakan tegap dan komando tegas dalam LKBB-PB mencerminkan semangat isen mulang. Semboyan luhur masyarakat Dayak Ngaju ini memiliki arti pantang menyerah dan terus maju. Semangat ini diharapkan dapat diinternalisasi oleh para peserta.
Spirit isen mulang sangat selaras dengan nilai-nilai luhur Kalimantan Tengah yang kaya akan gotong royong dan persatuan. Keberagaman suku Dayak, Melayu, Banjar, dan pendatang hidup berdampingan dengan kearifan lokal dalam menjaga alam. Nilai-nilai ini semakin diperkuat oleh Empat Pilar MPR RI.
Kegiatan seperti lomba baris berbaris dan festival budaya menjadi instrumen efektif untuk menanamkan semangat isen mulang kepada generasi muda. Melalui aktivitas penuh semangat dan disiplin ini, karakter kebangsaan yang berakar pada kearifan lokal dapat terbangun. Nilai-nilai kebangsaan lebih mudah dihayati melalui kegiatan yang menyenangkan.
Disiplin dan Kekompakan dalam Kompetisi LKBB-PB
Dalam ajang LKBB-PB, peserta dituntut untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam baris berbaris dan pengibaran bendera. Ini meliputi keterampilan, kekompakan tim, kedisiplinan individu, serta keserempakan gerakan yang harmonis.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang profesional dan berpengalaman. Mereka terdiri dari unsur kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Purna Paskibraka Indonesia. Kriteria penilaian mencakup ketepatan gerakan dan semangat yang ditunjukkan.
Juara pertama di tingkat provinsi akan mendapatkan kehormatan untuk mewakili Kalimantan Tengah. Mereka akan berkompetisi di LKBB-PB tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta. Ajang nasional ini bertepatan dengan peringatan Hari Konstitusi.
Kemenangan Sejati dan Agen Pemersatu Bangsa
Anies Mayangsari Muninggar mengingatkan para peserta LKBB-PB bahwa kemenangan sejati bukan hanya tentang meraih gelar juara. Lebih dari itu, kemenangan terletak pada tumbuhnya semangat kuat untuk menjadi agen pemersatu bangsa dan menjadi generasi.
Kemenangan hakiki adalah ketika peserta membawa pulang semangat isen mulang dan jiwa gotong royong. Selain itu, komitmen kuat terhadap Empat Pilar MPR RI juga menjadi indikator keberhasilan yang sesungguhnya.
Generasi muda diharapkan menjadi garda terdepan yang pantang menyerah dalam menjaga persatuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga diharapkan mampu membawa Bumi Tambun Bungai dan Bumi Pancasila ini semakin maju dan sejahtera.
Sumber: AntaraNews