Ratusan Siswa Adu Kekompakan di LKBB Lentera 2026 Surabaya, Perebutkan Piala Kemenpora RI

Ajang bergengsi LKBB Lentera 2026 Surabaya sukses digelar, menyatukan ratusan pelajar dari berbagai daerah. Siapa saja yang berhasil meraih Piala Bergilir Kemenpora RI?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ratusan Siswa Adu Kekompakan di LKBB Lentera 2026 Surabaya, Perebutkan Piala Kemenpora RI
Ajang bergengsi LKBB Lentera 2026 Surabaya sukses digelar, menyatukan ratusan pelajar dari berbagai daerah. Siapa saja yang berhasil meraih Piala Bergilir Kemenpora RI? (AntaraNews)

Surabaya menjadi saksi bisu adu kekompakan ratusan pelajar dalam Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) Lentera 2026 pada Minggu, 18 Januari 2026. Acara bergengsi ini diselenggarakan di Gedung Jatim Expo, menarik perhatian tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Mereka bersaing ketat untuk memperebutkan Piala Bergilir Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap gerakan.

Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi baris-berbaris biasa, melainkan sebuah wadah penting bagi generasi muda. LKBB Lentera 2026 bertujuan utama memupuk jiwa nasionalisme dan membentuk karakter peserta didik. Penanaman semangat persatuan serta akhlakul karimah menjadi fokus utama dalam setiap sesi latihan dan penampilan.

Diselenggarakan oleh Paskibra SMK Negeri 12 Surabaya, ajang ini berhasil mengumpulkan sekitar 200 tim. Peserta datang dari beragam jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), SMK, hingga kategori purna. Ini menunjukkan luasnya jangkauan dan daya tarik LKBB Lentera di kalangan generasi muda.

Membina Karakter dan Semangat Persatuan Melalui LKBB Lentera

Kepala SMK Negeri 12 Surabaya, Lilik Majidatuz Zahro, menjelaskan bahwa LKBB Lentera adalah inisiatif sekolah. Tujuannya adalah membina karakter generasi muda melalui kegiatan yang menekankan kedisiplinan dan kebangsaan. Ini sekaligus menumbuhkan semangat persatuan yang kuat di kalangan para pelajar.

Antusiasme peserta pada LKBB Lentera 2026 sangat tinggi, terlihat dari banyaknya tim yang berpartisipasi. Mereka tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari kota-kota lain. Peserta datang jauh-jauh dari Madiun hingga Madura, menunjukkan daya tarik kompetisi ini.

Setiap tim menampilkan variasi formasi baris-berbaris yang kreatif dan memukau. Kekompakan dan ketepatan gerakan menjadi kunci penilaian. Panitia telah menyiapkan lebih dari 240 piala tetap serta 31 piala bergilir untuk para pemenang, menambah semangat kompetisi.

Peran Paskibra dalam Pembentukan Generasi Muda

Lilik Majidatuz Zahro, yang juga mantan anggota Paskibra Jawa Timur angkatan 1985, menyoroti perkembangan positif ekstrakurikuler Paskibra. Hampir setiap sekolah kini memiliki tim Paskibra, menunjukkan peningkatan minat. Antusiasme ini dianggap sangat baik untuk pembentukan karakter siswa.

Pembentukan karakter siswa banyak ditempa melalui kegiatan Paskibra yang mengedepankan disiplin. Lomba seperti LKBB Lentera menjadi ajang pembuktian hasil latihan keras. Ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar bekerja sama dalam tim.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk silaturahim dan reuni. Para alumni Paskibra SMK Negeri 12 Surabaya dari berbagai angkatan turut membantu kelancaran acara. Mereka menjadi contoh nyata semangat kebersamaan yang terus terjaga.

Tantangan dan Kebanggaan di LKBB Lentera 2026

Salah satu peserta dari SMA Negeri 20 Surabaya, Habibi, mengungkapkan perasaannya. Ia mengaku gugup sekaligus bangga dapat tampil dalam ajang yang dikenal memiliki persaingan ketat ini. LKBB Lentera memang memiliki reputasi sebagai lomba yang sangat bergengsi di kalangan pelajar.

Habibi menambahkan bahwa tantangan terbesar bagi timnya adalah menyatukan ego masing-masing anggota. Soliditas tim menjadi kunci utama untuk bisa tampil maksimal. Ini menunjukkan bahwa baris-berbaris bukan hanya soal fisik, tetapi juga mental dan kerja sama tim.

Pengalaman berkompetisi di LKBB Lentera 2026 memberikan pelajaran berharga bagi para peserta. Mereka belajar tentang kedisiplinan, kepemimpinan, dan pentingnya kekompakan. Ajang ini menjadi bekal berharga bagi pengembangan diri generasi muda Indonesia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi