Kudus, 14 Desember – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, secara resmi mengajak seluruh generasi muda, khususnya para pelajar di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, untuk menanamkan kedisiplinan sejak dini. Ajakan ini disampaikan sebagai pondasi penting dalam meraih tujuan hidup, membentuk karakter yang kuat, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab di tengah masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sam’ani saat membuka kegiatan Lomba Baris Berbaris (LKBB) Muria Competition FORBASI Kudus 2025 yang diselenggarakan di SMK NU Ma’arif Kudus pada hari Minggu. Ia menekankan bahwa kedisiplinan bukanlah sebuah belenggu, melainkan sebuah alat yang efektif untuk mencapai kesuksesan dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu studi, karier, maupun kehidupan sehari-hari.
Sam’ani Intakoris menjelaskan bahwa pembiasaan disiplin dapat dilakukan melalui beberapa cara konkret. Ini termasuk kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, ketepatan waktu dalam setiap aktivitas, pengelolaan jadwal yang terencana dengan baik, kemampuan untuk fokus pada hal-hal yang penting, serta menghindari kebiasaan menunda pekerjaan yang dapat menghambat kemajuan.
Advertisement
Advertisement
Bupati Kudus menegaskan bahwa kedisiplinan adalah fondasi utama bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, nilai-nilai disiplin yang ditanamkan sejak dini akan menjadi bekal berharga dalam membentuk individu yang tangguh dan berintegritas.
Kegiatan seperti Lomba Baris Berbaris (LKBB) ini, lanjut Sam’ani, menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai integritas, disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab sejak dini. Ia melihat LKBB bukan hanya sebagai ajang kompetisi semata, tetapi juga sebagai wadah pembinaan karakter yang efektif bagi para pelajar.
Sam’ani Intakoris secara khusus menyampaikan, "LKBB ini merupakan media pembinaan karakter yang sangat baik. Disiplin dan kerja sama yang dilatih di sini akan mempersiapkan generasi muda agar siap menghadapi tantangan masa depan." Nilai-nilai ini dinilai krusial untuk membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter, siap bersaing di era modern.
Advertisement
Advertisement
Lomba Baris Berbaris Muria Competition FORBASI Kudus 2025 yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah ini juga memiliki dampak lebih luas. Selain aspek pembinaan karakter, kegiatan ini turut menggerakkan perekonomian lokal melalui kunjungan peserta dan pendamping.
Bupati Kudus menyambut hangat kehadiran para peserta, khususnya yang berasal dari luar Kabupaten Kudus. Ia mengajak seluruh kontestan dan pendamping untuk menikmati keramahan masyarakat Kudus sekaligus mengenal potensi daerah, termasuk produk-produk UMKM lokal. "Kami persilakan para peserta untuk menikmati suasana Kudus dan mendukung UMKM lokal. Kegiatan seperti ini turut menggerakkan perekonomian masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMK NU Ma’arif Kudus, Arif Zaenal Mubarok, menyampaikan bahwa pelaksanaan LKBB Muria Competition sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kudus dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing. Ia menambahkan, “Kami mendukung penuh arah kebijakan Bupati Kudus dalam pembangunan sumber daya manusia. Lomba ini menjadi bagian dari pembinaan karakter, kedisiplinan, serta mental juang peserta didik agar kelak menjadi generasi yang tangguh dan berintegritas.”
Advertisement
Melalui inisiatif seperti LKBB Muria Competition FORBASI Kudus 2025, Pemerintah Kabupaten Kudus bersama dunia pendidikan berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang berprestasi, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Hal ini sekaligus memperkuat citra Kudus sebagai daerah yang ramah, tertib, dan memiliki daya saing yang tinggi.
Sumber: AntaraNews