Ambisi AHY Bawa Suara Demokrat Bersaing Ketat dengan Gerindra di 2029
Ketua Umum Demokrat AHY menargetkan peningkatan suara partai pada Pemilu 2029 dan mengajak kader memperkuat konsolidasi hingga tingkat daerah.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan perolehan suara partai pada Pemilu 2029.
Hal tersebut ia sampaikan saat acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Dalam kesempatan itu, AHY sempat menyapa Menteri Luar Negeri yang juga Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono. Ia berharap suara Partai Demokrat dapat semakin meningkat pada pemilu mendatang.
"Pak Menlu, mudah-mudahan 2029 suaranya lebih kencang di sini, Pak. Walaupun masih Gerindra kencang sekali, tapi jangan sampai suara Demokrat tidak terlalu kencang untuk kita 2029," kata AHY dalam sambutannya.
AHY juga menyinggung posisi fraksi Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berada di bagian ujung ruang sidang.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat bagi partai untuk memperkuat dukungan pada pemilu berikutnya.
"Di parlemen kita sudah paling ujung, Pak. Kita pernah paling ujung sana, sekarang paling ujung sini. Jadi kalau lagi sidang paripurna Betul ya? Jangan sampai mepet tembok ya. Kita ingin kembali kokoh, semakin kokoh," tegasnya.
Perkuat Konsolidasi Internal
Selain menyoroti target suara pada pemilu mendatang, AHY juga mengajak seluruh kader Partai Demokrat untuk memperkuat konsolidasi organisasi.
Ia menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur partai setelah pelaksanaan kongres pada 2025 lalu.
"Tahun ini juga adalah tahun konsolidasi. Tahun lalu kita sudah menjalankan Kongres. Terima kasih sekali lagi atas kehormatan dan juga harapan untuk saya bisa memimpin, dan tahun ini kita lanjutkan dengan konsolidasi di tingkat daerah, di tingkat provinsi, juga pada akhirnya di. tingkat kabupaten/kota," tegasnya.
AHY menekankan konsolidasi tersebut dilakukan di berbagai tingkatan organisasi partai, mulai dari daerah hingga kabupaten dan kota.
Langkah tersebut bertujuan memperkuat struktur serta kesiapan partai menghadapi agenda politik mendatang.