AHY Bakar Semangat Kader Demokrat di Musda Jateng: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan 2029
Musyawarah Daerah (Musda) bukan sekadar formalitas atau ajang seremonial berlebihan.
Partai Demokrat mempunyai sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai modal dalam memperkuat konsolidasi politik untuk Pileg dan Pilkada 2029. Seluruh kader diminta bersyukur atas capaian lima tahun terakhir telah memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
"Demokrat punya modal, SBY merupakan tokoh negarawan lama yang pimpin perjuangan kesejahteraan masyarakat. Maka satukan dan bangun kekuatan, lalu rebut kemenangan," kata Ketua Umum (Ketum) Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dalam pidato secara virtual saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Demokrat Jawa Tengah, Jumat (17/4).
Dia menyebut bahwa Musyawarah Daerah (Musda) bukan sekadar formalitas atau ajang seremonial berlebihan. Namun, momen untuk penguatan dan penyempurnaan struktur organisasi.
"Maka tema konsolidasi hari ini. Ada tiga, pertama rapatkan barisan, kedua bangun kekuatan, dan ketiga rebut kemenangan," ungkapnya.
Menurutnya, tanpa solidaritas antar kader partai kemenangan di Pemilu 2029 sulit dicapai. Apalagi, Jateng dengan 35 kabupaten/kota memiliki politik dan ekonomi sosial yang beraneka ragam.
Dinamika Politik
"Jateng itu spesial. Sejak awal, kita tahu politik dinamikanya bagaimana. Tapi jangan gentar merada tak ada ruang bagi Demokrat. Rapatkan barisan sampai akar rumput, perjuangkan aspirasi masyarakat," ujarnya.
Titik balik
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Demokrat, Herman Khaeron. Menurutnya, Musda harus menjadi titik balik merebut kemenangan pada Pemilu 2029.
"Ini bisa jadi ajang satukan visi dan misi, bagaimana perjuangan merebut kemenangan kontestasi politik 2029," kata Herman.