Wamendagri Sebut Prabowo Ancam Koruptor Dihukum Berat: Sudah Diperingatkan, Masih Curi Uang Rakyat
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi. Prabowo pun menuntut agar pelaku korupsi dihukum berat.
"Beliau juga menyampaikan komitmen untuk memberantas korupsi, mendorong agar koruptor itu dihukum berat," kata Bima Arya usai acara taklimat tertutup di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa malam (4/3).
Bima melanjutkan, Prabowo menyatakan kegeramannya terhadap para pelaku korupsi yang masih mencuri uang rakyat meski sudah berkali-kali diperingatkan.
"Bahkan beliau menyatakan kegeramannya atas orang-orang yang masih keterlaluan, sudah diperingatkan tapi masih saja ada yang mencuri uang rakyat," ujar Bima.
Uang Korupsi untuk Pemenuhan Gizi
Bima mengatakan, bagi Prabowo dana yang selama ini dikorupsi mestinya digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat bagi masyarakat seperti pemenuhan gizi, pendidikan, dan kesehatan.
"Lebih baik ratusan triliun itu digunakan untuk makan bergizi, untuk pendidikan, kesehatan," pungkasnya.