Viral Video Sopir Truk Diduga Mabuk, Lawan Arus dan Ugal-ugalan Serta Tantang Warga
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (8/4) sore sekitar pukul 17:30 WITA.
Viral di media sosial (medsos) seorang pengemudi truk yang diduga dalam kondisi mabuk diamankan warga bersama aparat di wilayah Sidakarya, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali.
Di dalam video yang beredar, truk tersebut melawan arah dan ugal-ugalan hingga membuat warga di lokasi ketakutan, dan akhirnya warga berserta aparat berhasil mengamankan sopir truk tersebut.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (8/4) sore sekitar pukul 17:30 WITA dan sopir truk bernisial ERB (33).
"Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak Polsek Denpasar Selatan guna proses lebih lanjut," kata Iptu Adi Saputra, Kamis (9/4).
Ia kemudian menjelaskan, kronologi kejadian, di mana awalnya Kepala Linmas Sidakarya menerima laporan dari warga terkait adanya sebuah truk yang melaju zig-zag dari arah barat Banjar Dukuh menuju ke arah timur dengan kecepatan tinggi dan tidak terkendali.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat setempat bersama Bhabinkamtibmas dan Kepala Dusun Sidakarya langsung menuju lokasi. Setibanya di pertigaan, truk tersebut sempat berhenti, dan sopirnya turun dari kendaraan sambil menantang warga di sekitar lokasi.
Berpotensi Timbulkan Gangguan Kamtibmas
Melihat kondisi yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, petugas bersama warga segera mengamankan pengemudi tersebut.
"Selanjutnya, yang bersangkutan dibawa ke Polsek Denpasar Selatan untuk penanganan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa pengemudi tersebut dalam kondisi dipengaruhi minuman keras," imbuhnya.
Selain itu, sebelum kejadian sopir baru saja mengonsumsi minuman beralkohol di tempat temannya dan hendak kembali ke tempat kerjanya di sebuah toko yang berlokasi di Jalan Suli, Denpasar.
"Kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengemudi kendaraan, untuk tidak mengemudi dalam kondisi mabuk karena sangat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kejadian serupa juga kerap berujung pada kecelakaan lalu lintas akibat hilangnya kendali kendaraan," ujarnya.