Video Amatir Rekam Kengerian! Begini Dampak Angin Puting Beliung Dau Malang yang Terjang Desa Sumbersekar
BPBD Kabupaten Malang segera bergerak melakukan asesmen dampak kerusakan akibat Angin Puting Beliung Dau Malang yang menerjang Desa Sumbersekar, memicu kepanikan warga.
Angin puting beliung menerjang Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada Minggu (2/11) sekitar pukul 15.00 WIB. Peristiwa ini terjadi saat wilayah setempat diguyur hujan berintensitas sedang hingga deras.
Kondisi cuaca ekstrem tersebut diduga menjadi pemicu utama terjadinya angin kencang yang berujung pada puting beliung. Insiden ini menyebabkan sejumlah kerusakan material di berbagai titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang kini tengah melakukan asesmen menyeluruh. Mereka berupaya mengidentifikasi sejauh mana dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana alam ini.
Asesmen dan Penanganan Dampak Kerusakan
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyatakan bahwa proses asesmen masih berlangsung. "Kami masih melakukan asesmen, masih belum selesai, (area terdampak) lumayan luas dan terpecah-pecah," katanya di Malang, Jawa Timur.
Tim reaksi cepat (TRC) dan Pos Lapangan (Poslap) Singosari turut dilibatkan dalam upaya peninjauan dampak. Mereka bekerja keras untuk mengumpulkan data lengkap mengenai kerusakan yang terjadi.
Meskipun demikian, laporan awal dari BPBD setempat memastikan bahwa peristiwa Angin Puting Beliung Dau Malang ini tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Ini menjadi kabar baik di tengah keprihatinan atas kerusakan material.
Penanganan di lokasi kejadian terus dilakukan oleh petugas BPBD, perangkat Desa Sumbersekar, dan pihak terkait lainnya. Beberapa entitas seperti Buana Solusindo dan Marva Telekomunikasi juga turut membantu bersama masyarakat setempat.
Detik-detik Kengerian Terekam Video Amatir
Peristiwa Angin Puting Beliung Dau Malang ini juga terekam jelas melalui video amatir seorang pengendara kendaraan roda empat. Video tersebut kemudian diunggah dan tersebar luas melalui berbagai akun Instagram, menunjukkan kengerian yang terjadi.
Dalam rekaman yang diambil dari dalam mobil, terlihat terjangan angin kencang menyapu sejumlah rombong dan atap bangunan. Material-material tersebut roboh dan berhamburan di jalanan, menciptakan pemandangan yang mencekam.
Perekam video tampak panik dan langsung memacu mobilnya mundur untuk menjauh dari lokasi kejadian. Beberapa kali terdengar ucapan istighfar dari perekam, mencerminkan ketakutan yang dirasakan.
Selain mobil perekam, terlihat pula satu mobil lain yang berhenti dan berupaya putar arah. Pengendara tersebut juga berusaha menjauh dari area yang terdampak langsung oleh Angin Puting Beliung Dau Malang.
Dau, Wilayah Rawan Angin Kencang dan Puting Beliung
Berdasarkan pemetaan daerah rawan bencana hidrometeorologi oleh BPBD Kabupaten Malang, Kecamatan Dau merupakan salah satu wilayah yang rentan. Daerah ini memiliki potensi tinggi terdampak angin kencang dan puting beliung.
Selain Kecamatan Dau, beberapa kecamatan lain di Kabupaten Malang juga masuk kategori rawan. Wilayah tersebut meliputi Karangploso, Singosari, Lawang, Pakis, dan Jabung.
Kecamatan Tajinan, Poncokusumo, Bululawang, Gondanglegi, Sumberpucung, dan Kepanjen juga tercatat sebagai daerah dengan tingkat kerawanan serupa. Hal ini menunjukkan perlunya kewaspadaan tinggi di berbagai wilayah Malang.
Data ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah. Upaya mitigasi bencana harus terus ditingkatkan untuk mengurangi risiko dan dampak dari kejadian Angin Puting Beliung Dau Malang di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews