Usai Rumah Ridwan Kamil, Kini KPK Geledah Kantor BJB
Penggedelahan itu pun dibenarkan oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah menggeledah kantor Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB), setelah sebelumnya di kediaman mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (RK). Penggedelahan itu pun dibenarkan oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto.
"Benar (Kanto BJB digeledah)," singkat Setyo dalam pesan singkatnya, Rabu (12/3).
Namun demikian, Setyo enggan menjelaskan secara rinci perihal lokasi penggedelahan dan waktunya.
Pada saat menggeledah kediaman RK di Bandung Jawa Barat, pada Senin (10/3) lalu. Sejumlah barang juga berupa dokumen telah disita KPK.
"Pastinya kalau soal disita atau tidak pasti ada ya, beberapa dokumen, kemudian beberapa barang itu ada prosesnya sedang dikaji sedang diteliti oleh para penyidik," kata Ketua KPK.
Setyo menyebut, memang tidak banyak barang yang disita penyidik saat menggeledah kediaman Ridwan Kamil, hanya saja barang bukti yang disita itu bersinggungan dengan kasus korupsi BJB. Namun demikian Setyo enggan merinci beberapa barang yang digeledah itu.
Untuk saat ini barang yang telah disita itu tengah dikaji oleh penyidik guna memperjelas perkara korupsi BJB.
"Sementara kan pasti dikaji ya segala sesuatunya itu tidak serta merta gitu. Diteliti, dilihat, gitu. Nanti kalau memang enggak ada relevansinya, pasti dikembalikan. Tapi yang ada nanti pasti akan diikutkan," ucap Setyo.
Setyo sebelumnya menjelaskan alasan penyidik KPK turut menggeledah kediaman RK pada saat mengusut kasus korupsi BJB. Dia menyebut penggeledahan itu dilakukan setelah terdapat salah seorang saksi yang menyebut nama RK.
"Didasari keterangan saksi maka perlu geledah," ucap Ketua KPK, Setyo Budiyanto saat dikonfirmasi, Selasa (11/3).
Setyo juga menyampaikan penggeledahan itu juga guna membuat tersang kasus korupsi yang menyeret nama mantan Gubernur Jabar itu.
"Untuk memastikan ada tidak nya kaitan dengan perkara dan juga membuat terang perkara BJB," terang dia.