Tragis! Satu Keluarga Tewas Usai Hanyut di Sungai Wih Reseh Bener Meriah, Satu Balita Belum Ditemukan
Nasib nahas satu keluarga ini terjadi ketika hendak menghadiri pesta di rumah saudara.
Satu keluarga terdiri dari suami, istri, dan dua anak hanyut terbawa arus Sungai Wih Reseh di Bener Meriah. Tiga orang telah ditemukan meninggal dunia. Sedangkan satu orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Tiga orang yang meninggal itu adalah Hotma Pandapotan Aman Fauzi (45), Lina Susanti (35), dan anak mereka Habib Amirullah (6). Sedangkan bayi berusia delapan bulan, Arkan, belum ditemukan.
"Jenazah ditemukan dalam kondisi membusuk di aliran sungai, sekitar 500 meter dari lokasi terakhir mereka terlihat,” kata Kapolsek Permata, Iptu Taufik, Jumat (7/2).
Kronologi Hilang
Peristiwa menimpa satu keluarga warga Kampung Rikit Musara, Kecamatan Permata ini bermula saat mereka hendak pergi menghadiri pesta keluarga di Kota Subulussalam, pada Senin (27/1) sore.
Di tengah perjalanan, mereka mengalami ban bocor, dan memutuskan singgah di rumah seorang warga untuk memperbaiki kendaraan. Setelah itu, mereka kembali melanjutkan perjalanan di tengah kondisi hujan deras.
Menurut Taufik, hingga malam hari hujan tak kunjung reda dan keluarga ini akhirnya berhenti di sebuah gubuk yang berjarak sekitar 30 meter dari jembatan penyeberangan sungai Wih Reseh.
Taufik menduga dalam kondisi gelap dan hujan deras, mereka melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
"Saat melewati jalan yang tergenang air dari gorong-gorong yang meluap, mereka kemungkinan besar tergelincir dan terseret arus sungai yang deras," ujar Taufik.
Sepekan Baru Ditemukan
Hilangnya keluarga ini baru diketahui pada 6 Februari, ketika Soni Ari Nosra, abang kandung Lina Susanti, mencoba mencari tahu keberadaan adiknya yang tak kunjung tiba di acara pesta keluarga.
Setelah mendapat informasi bahwa mereka terakhir terlihat di dekat gubuk dekat sungai, dia mengajak warga untuk melakukan pencarian hingga menemukan para korban telah meninggal dunia di aliran sungai Wih Reseh.