Tragedi di IMIP 9 Longsor di Area Pertambangan, 1 Pekerja Meninggal
Head of Media Relations Department PT IMIP Dedy Kurniawan mengatakan longsor terjadi akibat kondisi tanah di area bawah lembek.
Bencana longsor terjadi di area operasional IMIP 9 milik PT QMB Energy Materials, pada Rabu (18/2). Akibat bencana tersebut, sejumlah alat berat tertimbun longsor dan satu orang pekerja ditemukan meninggal dunia.
Head of Media Relations Department PT IMIP Dedy Kurniawan mengatakan longsor terjadi akibat kondisi tanah di area bawah lembek. Akibatnya beberapa unit alat berat seperti excavator, bull dozer, dump truck terbawah longsor.
“Benar terjadi longsoran di area dumpingan limbah IMIP 9. Penyebab sementara diduga karena kondisi tanah pada area bawah yang lembek. Beberapa unit excavator, bulldozer, dump truck ikut terbawa longsoran,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Kamis (19/2).
Menghentikan Aktivitas
Dedy mengatakan tim Quick Response Center (QRC) di lapangan langsung menghentikan aktivitas di area tersebut. Selanjutnya, melakukan evakuasi para pekerja ke titik aman.
"Dipasang safety line barricade, sambil menunggu investigasi menyeluruh oleh pihak Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker) Provinsi Sulawesi Tengah," kata Dedy.
Tim IMIP dan pihak terkait terus bekerja maksimal melakukan penyelidikan menyeluruh. QRC merupakan Gugus Tugas yang bertujuan mengintegrasikan fungsi tanggap darurat pada seluruh tenant di dalam kawasan.
Bencana Longsor
Terpisah, Kepala Kepolisian Resor Morowali Ajun Komisaris Besar Zulkarnain mengatakan akibat bencana longsor, satu orang pekerja ditemukan meninggal dunia. Identitas korban yakni R (20), yang merupakan operator excavator.
"Satu orang meninggal dunia. Korban ditemukan meninggal tertimbun longsoran," bebernya.
Zulkarnain menjelaskan longsor terjadi pada pukul 14.35 Wita di area Disposal PT QMB Energy Materials. Saat itu, korban meninggal melihat adanya tanda-tanda tanah bergerak.
"Korban sempat memberikan tanda peringatan terkait adanya pergerakan tanah. Tapi korban tidak sempat menghindari longsor dan akhirnya tertimbun bersama excavatornya," kata Zulkarnain.
Jenazah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan. Selanjutnya, jenazah korban kemudian dibawa ke Klinik 2 PT IMIP.