Tol IKN Dibuka Lebih Awal Pukul 04.30 Wita untuk Kelancaran Shalat Idul Fitri di Masjid Negara
Tol IKN akan dibuka lebih awal pada Sabtu, 21 Maret 2026, pukul 04.30 Wita, untuk mendukung kelancaran Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Negara IKN, memberikan akses mudah bagi masyarakat.
Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dibuka lebih awal pada Sabtu, 21 Maret 2026, tepat pukul 04.30 Wita. Pembukaan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Negara IKN, yang berlokasi di Desa Bumi Harapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.
Keputusan ini merupakan bagian dari upaya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Timur untuk melayani masyarakat. Akses tol yang dipercepat ini akan memudahkan jemaah menuju Masjid Negara IKN untuk menunaikan ibadah Shalat Id berjamaah perdana.
Meskipun operasional normal jalan tol sementara ini adalah pukul 06.00-18.00 Wita, penyesuaian khusus ini menunjukkan komitmen pemerintah. Hal ini juga mendukung agenda bersejarah Shalat Id di Masjid Negara IKN yang akan dimulai pukul 06.30 Wita.
Akses Lebih Awal untuk Shalat Idul Fitri
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, menjelaskan bahwa Tol IKN akan beroperasi lebih awal pada hari Idul Fitri. "Akses tol dibuka lebih awal saat Idul Fitri, yakni pada pukul 04.30 Wita, mendukung Shalat Id di Masjid Negara IKN, dan tetap beroperasi hingga pukul 18.00 Wita," ujarnya di Sepaku, Penajam Paser Utara, Jumat.
Operasional sementara jalan bebas hambatan IKN sendiri telah difungsikan untuk umum sejak 13 hingga 29 Maret 2026, dengan jam operasional normal pukul 06.00-18.00 Wita. Namun, penyesuaian khusus pada 1 Syawal 1447 Hijriah ini ditujukan agar masyarakat sekitar dapat mencapai Masjid Negara IKN dengan lebih mudah untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri.
Ruas jalan yang dibuka untuk mendukung kelancaran Shalat Idul Fitri di Masjid Negara IKN meliputi Tol Manggar-IKN serta Seksi 1B. Kedua ruas ini akan dioperasikan secara terbatas dan satu arah, khusus menuju IKN, memastikan arus lalu lintas yang teratur bagi para jemaah.
Masyarakat yang ingin mengakses Masjid Negara IKN dapat melalui Kawasan Stadion Batakan, Kecamatan Balikpapan Timur, atau melalui Jalan Mukmin Faisal, Kecamatan Balikpapan Selatan. Jalur ini dirancang untuk mempermudah aksesibilitas menuju lokasi ibadah.
Fasilitas Pendukung dan Keamanan di Tol IKN
Demi menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, BPJN Kalimantan Timur telah melakukan berbagai persiapan di sepanjang jalur Tol IKN. Pemasangan lampu penerangan jalan di lokasi strategis, patroli rutin, serta pengaturan lalu lintas secara intensif menjadi prioritas utama. Selain itu, posko keamanan juga disiagakan untuk mengawasi kondisi arus kendaraan secara seketika.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa Shalat Id di Masjid Negara terbuka bagi seluruh masyarakat. "Shalat Id di Masjid Negara terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin beribadah bersama," katanya, mengundang partisipasi luas dari publik.
Otorita IKN juga telah menyiapkan kantong parkir kendaraan yang memadai. Masyarakat dapat memarkir kendaraan di lantai bawah Masjid Negara atau di jalan sekitar kawasan masjid sesuai arahan petugas apabila area parkir utama telah penuh. Pengaturan ini bertujuan untuk menghindari penumpukan kendaraan.
Untuk memudahkan akses, bus juga disiapkan untuk melayani masyarakat menuju Masjid Negara IKN mulai pukul 05.00 hingga 09.00 Wita. Selain itu, kendaraan listrik disediakan khusus bagi lansia, ibu hamil, serta penyandang disabilitas, memastikan semua lapisan masyarakat dapat mencapai lokasi shalat dengan nyaman dan aman.
Persiapan Shalat Id Bersejarah di IKN
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Negara IKN ini akan menjadi momen bersejarah. Ini adalah kali pertama Masjid Negara IKN menjadi pusat pelaksanaan Shalat Id berjamaah, menandai babak baru dalam pembangunan dan fungsi Ibu Kota Nusantara sebagai pusat kegiatan keagamaan.
Sebagai bagian dari proses penentuan awal bulan Syawal secara nasional, pemantauan hilal juga telah dilakukan di IKN pada Kamis, 19 Maret. Kegiatan ini menunjukkan peran IKN dalam agenda keagamaan penting di Indonesia, sejalan dengan statusnya sebagai ibu kota negara.
Momen Shalat Id perdana ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga dan menjadi simbol kebersamaan. Dengan segala persiapan yang matang, diharapkan pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar dan khidmat bagi seluruh jemaah yang hadir.
Sumber: AntaraNews