Timnas Indonesia Tersingkir, Istana Serukan Evaluasi dan Semangat Baru
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mendukung dan mencintai Timnas, tanpa patah semangat.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh usai kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mendukung dan mencintai Timnas, tanpa patah semangat.
"Kita coba lagi, kita evaluasi, kita perbaiki lagi, jangan patah semangat, terus jangan pernah lelah untuk mencintai Timnas," kata Prasetyo di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Minggu (13/10) malam.
Dia memuji penampilan Timnas Indonesia saat bertanding melawan Irak dalam laga putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kendati kalah, Prasetyo menilai Timnas Indonesia telah bermain bagus.
"Tadi malam mainnya luar biasa bagus sebenernya tapi memang mungkin nasib belum berpihak gitu," ujar dia.
Sebelumnya, Ketua umum PSSI Erick Thohir menyampaikan permintaan maaf usai Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Ia meminta maaf karena gagal memenuhi ekspektasi publik Indonesia.
Beberapa saat yang lalu, Timnas Indonesia menelan kekalahan dari Timnas Irak. Pertandingan kedua grup B babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 itu berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Singa Mesopotamia.
Kekalahan Skuad Garuda itu membuat mereka mendekam di dasar klasemen grup B. Alhasil, situasi tersebut membuat Timnas Indonesia sudah dipastikan tidak bisa bermain di Piala Dunia 2026.
Erick Thohir meminta maaf atas kegagalan tersebut. Ia minta maaf karena Skuad Garuda gagal memenuhi impian besar masyarakat Indonesia untuk melihat Timnas Indonesia bermain di Piala Dunia 2026.
Dalam unggahannya di akun media sosialnya, Erick Thohir memberikan apresiasi kepada para penggawa Skuad Garuda. Ia menilai Jay Idzes dkk sudah memberikan segalanya sehingga Timnas Indonesia bisa menembus babak keempat ini.
"Terima kasih kepada suporter, pemain, dan ofisial atas perjuangan untuk bisa sampai Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026," tulis Erick Thohir.
"Pertama kali dalam sejarah, Indonesia bisa sampai di titik sejauh ini," ujar Erick.