Tim SAR Cianjur Gencarkan Pencarian Anak Hilang Terseret Arus Sungai
Tim SAR gabungan di Cianjur terus mengintensifkan pencarian anak hilang berusia 9 tahun yang terseret arus saat berenang di sungai Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, Minggu (05/4), membuat warga cemas dan diimbau waspada.
Tim SAR gabungan di Cianjur, Jawa Barat, tengah berupaya keras menemukan seorang anak laki-laki berusia 9 tahun berinisial M yang dilaporkan hilang. Korban terseret arus sungai saat berenang bersama teman-temannya di Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku, pada Minggu (05/4) pagi. Peristiwa nahas ini memicu respons cepat dari berbagai pihak untuk segera melakukan pencarian.
Kepala SAR Cianjur, Andika Zein, menyatakan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel begitu menerima laporan dari masyarakat. Petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, BPBD Cianjur, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan, turut serta dalam operasi pencarian ini. Mereka berfokus pada penyusuran sungai secara intensif.
Pencarian difokuskan di sepanjang aliran sungai tempat kejadian, dengan tim dibagi menjadi beberapa kelompok guna mempercepat proses. Kondisi arus sungai yang deras menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan. Harapan besar tersemat agar korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi.
Kronologi Kejadian dan Upaya Pencarian Awal
Berdasarkan informasi yang dihimpun, M bersama empat temannya, Rz, Rh, HK, dan E, sedang asyik berenang di sungai Desa Ciharashas. Namun, kegembiraan mereka seketika berubah menjadi kepanikan saat arus deras datang secara tiba-tiba. Keempat teman M berhasil menyelamatkan diri dari terjangan arus tersebut.
Sayangnya, M tidak seberuntung teman-temannya dan tubuhnya langsung terseret derasnya aliran sungai. Warga sekitar yang mengetahui insiden ini segera berupaya melakukan pencarian mandiri. Mereka juga melaporkan kejadian ini ke Polsek Cilaku, yang kemudian diteruskan ke Kantor SAR Cianjur.
Menanggapi laporan tersebut, Tim SAR Cianjur segera bergerak cepat mengirimkan petugas ke lokasi kejadian. Proses pencarian anak hilang Cianjur ini melibatkan penyusuran di tengah dan pinggir sungai. Petugas berharap dapat segera menemukan keberadaan M di tengah kondisi sungai yang menantang.
Perluasan Area Pencarian dan Imbauan Kewaspadaan
Melihat debit air yang cukup deras di sepanjang aliran sungai, area pencarian diperluas hingga beberapa kilometer dari titik awal hilangnya korban. Dugaan awal menunjukkan bahwa tubuh korban kemungkinan sudah terseret cukup jauh. Hal ini menjadi fokus utama dalam strategi pencarian yang diterapkan oleh tim gabungan.
Kepala SAR Cianjur berharap upaya pencarian ini dapat membuahkan hasil secepat mungkin. Selain melibatkan tim inti, relawan dari sejumlah desa yang dilalui aliran sungai juga turut serta dalam pencarian dan pengawasan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penemuan korban.
Seiring dengan cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur, pihak SAR mengimbau warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Pengawasan terhadap anak-anak juga ditekankan agar tidak bermain di sungai, terutama saat debit air sedang tinggi. Imbauan ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews