Terungkap Alasan Jakarta Paling Banyak Kasus Cacar Monyet
Kemenkes mengimbau masyarakat untuk melakukan hubungan seksual yang aman dan setia.
Kemenkes mengimbau masyarakat untuk melakukan hubungan seksual yang aman dan setia.
Terungkap Alasan Jakarta Paling Banyak Kasus Cacar Monyet
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan alasan banyaknya kasus cacar monyet atau Mpox di DKI Jakarta. Sebagai informasi, kini terdapat 57 kasus aktif Mpox di Indonesia hingga Rabu (22/11). Dari 57 kasus itu, 42 kasus merupakan laporan dari DKI Jakarta.
Direktur Surveilans Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Farchanny Tri Adryanto mengungkapkan, alasan banyaknya kasus Mpox di DKI karena juga banyak kasus HIV/AIDS di Jakarta.
"Kita juga berkomunikasi dan berkoordinasi erat dengan LSM yang membidangi HIV/AIDS dan juga kita ketahui bersama kasus HIV/AIDS di DKI Jakarta juga banyak ya, mungkin juga lebih banyak daripada daerah-daerah lain," kata Farchanny saat konferensi pers, Kamis (23/11).
Diketahui, para pasien Mpox juga memiliki lebih dari satu penyakit penyerta. Dari 57 kasus aktif, 39 orang positif HIV dan 16 sifilis.
Selain itu, Farchanny juga mengapresiasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang aktif mencari kasus baru sehingga jumlah kasusnya lebih tinggi dibanding yang lain.
"Itu memang karena DKI Jakarta aktif melakukan penemuan kasus dan itu yang menyebabkan kasus di DKI menjadi lebih banyak dari daerah lain," ujar Farchanny.
Maka dari itu, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk melakukan hubungan seksual yang aman dan setia kepada pasangannya masing-masing.
"Kita terus-menerus menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk hubungan seksual yang aman dan setia kepada pasangan. Seperti yang sudah dilaksanakan oleh program di HIV/AIDS selama ini adalah itu utamanya, safe sex dan setia kepada pasangan," tutupnya.