Terungkap! 5 Lokasi Pohon Tumbang Terparah di Kampus Unej Akibat Angin Kencang, Akses Jalan Sempat Lumpuh
Hujan deras dan angin kencang sebabkan sejumlah pohon tumbang di kampus Unej, menimpa kendaraan dan menutup akses jalan. Simak detail kerusakannya!
Hujan deras disertai angin kencang melanda Jember pada Senin sore, 13 Oktober, menyebabkan sejumlah pohon tumbang di lingkungan kampus Universitas Jember (Unej). Insiden ini terjadi di berbagai titik, menimpa kendaraan dan area parkir di dalam kompleks universitas.
Wakil Ketua Tim Kerja Humas Unej, Iim Fahmi Ilman, mengonfirmasi bahwa setidaknya lima lokasi terdampak. Meskipun demikian, pihak Unej memastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian pohon tumbang di dalam kampus.
Peristiwa ini sempat mengganggu aktivitas mahasiswa dan karyawan, bahkan menutup akses jalan di beberapa area vital. Kerugian material berupa kerusakan kendaraan roda dua dan fasilitas parkir menjadi dampak utama dari bencana alam tersebut.
Dampak Kerusakan di Berbagai Fakultas
Insiden pohon tumbang di kampus Unej ini tersebar di beberapa fakultas dan area penting. Salah satu lokasi terdampak parah adalah Fakultas Hukum Unej, di mana pohon tumbang menimpa tempat parkir dosen dan karyawan. Akibatnya, atap parkiran ambruk dan merusak sejumlah motor.
Kerusakan pada motor bervariasi, mulai dari lecet, spion lepas, hingga kerusakan lainnya. Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di area pertigaan Unit Penunjang Akademik (UPA) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Kejadian ini menyebabkan akses jalan di depan UPA TIK tidak dapat dilalui sementara waktu.
Informasi lain juga menyebutkan pohon tumbang di area Rusunawa Putra dan di timur atau belakang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Pohon-pohon besar ini menambah daftar kerusakan infrastruktur kampus akibat cuaca ekstrem.
Gangguan Akses dan Peringatan Keamanan
Tidak hanya di Fakultas Hukum, pohon tumbang juga melanda Fakultas Teknologi Pertanian (FTP). Di lokasi ini, beberapa motor yang terparkir di area roda dua juga menjadi korban. Kerusakan ini menunjukkan luasnya dampak angin kencang yang terjadi.
Sebuah pohon besar di depan Fakultas MIPA juga dilaporkan tumbang, menimpa kabel listrik dan menutup akses jalan di sekitar kampus. Kejadian ini sempat mengganggu aktivitas mahasiswa dan kendaraan yang melintas di area tersebut. Petugas segera melakukan penanganan untuk memulihkan kondisi.
Menanggapi serangkaian insiden pohon tumbang, pihak Unej mengimbau seluruh civitas akademika untuk tetap waspada. "Kami mengimbau mahasiswa dan karyawan Unej tetap berhati-hati saat hujan deras disertai angin kencang, sebaiknya tidak melintas di jalan karena dikhawatirkan ada pohon tumbang," ujar Iim Fahmi Ilman. Imbauan ini penting untuk mencegah potensi bahaya lebih lanjut.
Cuaca Ekstrem Meluas di Jember
Bencana cuaca ekstrem pada Senin sore tidak hanya berdampak pada kampus Unej, tetapi juga meluas di wilayah Jember. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember melaporkan adanya dua korban meninggal dunia. Korban jiwa ini diakibatkan oleh tertimpa kandang ternak di lokasi berbeda.
Selain korban jiwa, cuaca ekstrem juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Bencana ini melanda empat kecamatan utama, yaitu Kecamatan Sumbersari, Patrang, Kaliwates, dan Ajung. Skala dampak menunjukkan intensitas cuaca yang tidak biasa.
Petugas dari berbagai instansi terkait telah diterjunkan untuk melakukan pembersihan dan penanganan. Upaya ini bertujuan untuk memulihkan kondisi dan membantu masyarakat yang terdampak. Koordinasi antarpihak terus dilakukan untuk mitigasi bencana.
Sumber: AntaraNews