Sorot
{{caption}}
Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru di Indonesia Tak Bisa Naik

{{caption}}
Hadiri Munas NU, Prabowo: Kiai dan Ulama Paling Dekat dengan Rakyat

{{caption}}
Kabar Baik di Balik Deretan Motor MBG

{{caption}}
Prabowo Puji Lagu Yalal Wathon: Ini Lebih dari Kopassus

{{caption}}
Prabowo: Yang Tak Naikkan Harga BBM Itu Presiden

{{caption}}
Prabowo: Saya Kenal NU dari Kecil, karena Dulu Tetangga Gus Dur

Topik Terkait
{{caption}}
Promosikan Akun Judol, Dua Selebgram di Lampung Ditangkap Polisi

Dirreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Dery Agung Wijaya, menjelaskan bahwa kedua tersangka berinisial BNS (18), warga Kabupaten Pringsewu.

{{caption}}
Tim Siber Polda Jatim Ringkus Sindikat Judi Online Beromzet Ratusan Miliar Rupiah

Polisi berhasil meringkus dua orang pria masing-masing berinisial MAS (22) laki dan MWF (18) yang berperan mempromosikan website judi online.

{{caption}}
Butuh Uang, Delapan Selebgram Nekat Promosikan Judi Online Berujung Ditangkap Polda Bali

Modus operandi para tersangka rata-rata sama dengan cara endorsment judi online melalui media sosial . Keuntungan didapat mulai dari Rp500 ribu Rp60 juta.

{{caption}}
Polisi Ringkus Influencer Promosikan Judi Online, Tiga Perempuan dan Dua Waria

Kelima pelaku direkrut para bandar dan dijadikan agen judi online.

{{caption}}
2 Polisi Polda Sulsel Diproses Etik Usai Ketahuan Main Judi Online

Dua personel tersebut kini menanti sanksi etik di Propam Polda Sulsel.

{{caption}}
Cerita Selebgram Cantik Nekat Promosikan Judi Online Supaya Bisa Bayar Indekos

S diharuskan mengunggah muatan judi online tersebut dua kali sehari di Instagram Story-nya.

{{caption}}
Promosikan Judi Online, 6 Influenser Bali Jadi Tersangka

Para tersangka tidak ditahan karena umumnya merupakan wanita. Bahkan ada yang mempunyai bayi,

{{caption}}
Terlacak Unggah Iklan Judi Online di Medsos, Dua Wanita Ditangkap Polisi

Kedua wanita tersebut masing-masing berinisial AA (19) dan GA (23).

{{caption}}
Dibayar Rp2,5 Juta Promosikan Situs Judi Online, Konten Kreator Diciduk Polisi

Saat ini, 108 situs judi online yang kerap digunakan oleh masyarakat di Sulsel sudah diajukan blokir ke Kominfo.

{{caption}}
Fakta Mengejutkan di Balik Selebgram dan Gangster Bogor Promosi Judi Online

Polisi berturut-turut meringkus selebgram yang promosikan judi online di Bogor

{{caption}}
Promosikan Judi Online, Lima Influencer Diringkus Polisi

Para pelaku mendapatkan bayaran mulai dari Rp5 juta hingga Rp41 juta dalam mempromosikan judi online.

{{caption}}
Polisi Tangkap Pelaku Judi Online, Uang Para Pemain Apa Bisa Dikembalikan?

Polisi memastikan terus mengawasi aktivitas masyarakat yang terlibat judi online.

{{caption}}
Wawako Medan Zakiyuddin Harahap Soroti Bahaya Narkoba dan Judi Online di Ruang Digital

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, mengingatkan orang tua untuk meningkatkan pengawasan gawai anak demi mencegah paparan narkoba dan judi online yang kian marak di ruang digital.

{{caption}}
Polda Metro Jaya Gerebek Judi Berkedok Gim Anak di Jakbar-Jakut, Amankan Puluhan Orang

Polda Metro Jaya berhasil gerebek judi berkedok gim anak di dua lokasi Jakarta Barat dan Jakarta Utara, mengamankan lebih dari 60 orang dan ratusan mesin judi. Simak modus operandi canggih para pelaku.

{{caption}}
Pemprov Sumut Gelar Patroli Gabungan Berantas Narkoba di Asahan, Lindungi Generasi Muda

Pemprov Sumut gencar lakukan Patroli Gabungan Berantas Narkoba Asahan bersama berbagai instansi. Ini upaya menekan peredaran barang haram dan melindungi generasi muda dari ancaman narkotika serta judi online.

{{caption}}
Kecanduan Judol, Pria di Kendari Bobol SPPG

Pelaku menggondol sejumlah alat masak dan handphone dan menjualnya demi bermain judi online.

{{caption}}
Dibantu Penerjemah, 40 WNA Tersangka Kasus Judi Online di Hayam Wuruk Diperiksa Bertahap

Dony menambahkan, pemeriksaan dilakukan guna mendalami peran masing-masing tersangka.

{{caption}}
Mendesak! Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak Judi Online di Tengah Ancaman Digital

Kementerian PPPA menyoroti urgensi perlindungan anak judi online setelah data Komdigi menunjukkan ratusan ribu anak terpapar, menuntut respons kolaboratif dari berbagai pihak.